14 Desember 2023, Saham Nominal Rp125 ASDM Diperdagangkan
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Perdagangan saham nominal Rp125 PT Asuransi Dayin Mitra Tbk (ASDM) di Bursa Efek Indonesia (BEI) dimulai pada 14 Desember 2023. Adapun akhir perdagangan saham nominal Rp250 d...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Perdagangan saham nominal Rp125 PT Asuransi Dayin Mitra Tbk (ASDM) di Bursa Efek Indonesia (BEI) dimulai pada 14 Desember 2023. Adapun akhir perdagangan saham nominal Rp250 di pasar regular dan negosiasi BEI pada 13 Desember 2023.
Menurut Purnama Hadiwidjaja, Sekretaris Perusahaan ASDM dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (6/12), pemecahan nominal saham ASDM dari Rp250 menjadi Rp125 (1:2) ini sudah disetujui pemegang saham dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) ASDM pada 21 November 2023.
Setelah pemecahan nominal tersebut, jelas Purnama, jumlah saham beredar ASDM akan meningkat menjadi 384 juta unit, dari 192 juta unit. Pemecahan nominal saham bertujuan untuk meningkatkan likuiditas perdagangan saham ASDM di BEI. Ini seiring meningkatnya jumlah saham beredar Perseroan.
- BEI Soroti Lonjakan Saham KOTA 36,80%, Manajemen Buka Suara
- IHSG Pagi Ini Hijau, Sebanyak 294 Emiten Menguat, Ada AMMN, TPIA dan DEWA
- Harga Naik Tak Wajar, Saham GIAA dan DWGL Masuk Radar UMA BEI
- IHSG Waspada Koreksi, Intip 6 Saham Pilihan BNI Sekuritas Hari Ini
- PALM Siap Lunasi Obligasi Jatuh Tempo pada September 2026
- BEI Soroti Lonjakan Saham KOTA 36,80%, Manajemen Buka Suara
- IHSG Pagi Ini Hijau, Sebanyak 294 Emiten Menguat, Ada AMMN, TPIA dan DEWA
- Harga Naik Tak Wajar, Saham GIAA dan DWGL Masuk Radar UMA BEI
- IHSG Waspada Koreksi, Intip 6 Saham Pilihan BNI Sekuritas Hari Ini
- PALM Siap Lunasi Obligasi Jatuh Tempo pada September 2026
- Prajogo Pangestu Borong 51,7 Juta Saham CUAN, Rogoh Kocek Rp36,68 Miliar
- Usai Terbang Tinggi, BEI Akhirnya Cabut Suspensi Saham Ini Mulai Sesi Pertama
- Harga Minyak Global Lanjutkan Tren Penguatan, Selat Hormuz Masih Terkunci Syarat...
- Karya Pacific Investama Borong 3,08 Miliar Saham IATA Senilai Rp230,35 Miliar
- Wall Street Memerah, Saham Teknologi Rontok Saat Ketegangan Selat Hormuz Meningk...