Rabu, Januari 21, 2026
28.6 C
Jakarta

4 Emiten Sudah Rights Issue, Masih Ada 4 Lagi yang Siap Terbitkan Saham Baru!

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) –. Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat pergerakan aktif dari sejumlah perusahaan dalam menerbitkan saham baru melalui skema rights issue. Sampai dengan 23 Mei 2025, sudah ada 4 perusahaan tercatat yang melaksanakan aksi korporasi ini.

Dari hasil rights issue tersebut, total dana yang berhasil dihimpun mencapai Rp0,86 triliun.

Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna, mengungkapkan masih ada 4 perusahaan lagi yang sedang dalam pipeline untuk melakukan rights issue. “Masih terdapat 4 perusahaan tercatat dalam pipeline rights issue BEI,” ujar Nyoman di Jakarta, Sabtu (24/5/2025).

Perusahaan-perusahaan yang masuk pipeline tersebut berasal dari sektor-sektor tertentu. Sektor yang paling dominan adalah basic materials, dengan 2 perusahaan yang siap menerbitkan rights issue.

Selain itu, terdapat 1 perusahaan dari sektor healthcare dan 1 lagi dari sektor transportation & logistic.

Sementara sektor-sektor lain seperti consumer cyclicals, consumer non-cyclicals, energy, financials, industrials, infrastructures, properties & real estate, serta technology belum memiliki perwakilan dalam pipeline rights issue hingga saat ini.

Jika dilihat berdasarkan klasifikasi sektor, basic materials menjadi penyumbang terbesar dengan proporsi 50%. Sektor healthcare dan sektor transportation & logistic masing-masing menyumbang 25%.

- Advertisement -

Artikel Terkait

PP Presisi Batalkan RUPSLB pada Hari Ini, Berikut Penjelasan Manajemen

STOCKWATCH,ID (JAKARTA) – PT PP Presisi Tbk (PPRE) mengumumkan...

Anjlok 1,24%, IHSG Sesi I ke 9.021,489 Dipicu Sederet Saham Ini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan saham...

Belum Dipakai, Ini Alasan COIN Pilih Parkir Dana IPO Rp207,05 Miliar di Bank

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN)...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Populer 7 Hari

Berita Terbaru