Minggu, November 30, 2025
26.5 C
Jakarta

Sentuh ARA Saat Melantai di BEI, Begini Prospek Bisnis dan Kinerja Sumber Mineral Global Abadi

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Harga saham PT Sumber Mineral Global Abadi Tbk (SMGA) yang dicatatkan dan mulai diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (30/1/2024) langsung menyentuh auto reject atas (ARA). Hingga pukul 09.00 WIB, saham SMGA naik Rp36 (34,29%) menjadi Rp141, dari harga penawaran perdana Rp105 per saham.

Menurut data RTI, hingga waktu tersebut, saham SMGA berada di rentang harga Rp135-141 per unit. Volume perdagangan saham SMGA di Pasar Reguler BEI mencapai 87,77 juta unit senilai Rp12,34 miliar dengan frekeunsi perdagangan sebanyak 3.526 kali.

Menurut pengumuman BEI, Selasa (30/1/2024), sebanyak 8,750 miliar saham SMGA bernominal Rp20 per unit itu dicatatkan di BEI pada Selasa (30/1/2024). Jumlah ini terdiri atas 7 miliar unit saham pendiri, sebanyak 1,750 saham IPO. Saham SMGA dicatatkan di Papan Pengembangan.

Direktur Utama Perseroan, Julius Edy Wibowo, menyatakan, dari IPO ini, emiten di bidang perdagangan besar bijih nikel dan batubara ini memperoleh tambahan modal sebesar Rp183,75 miliar. Dana hasil IPO, setelah dikurangi biaya-biaya emisi, seluruhnya akan digunakan untuk modal kerja dalam rangka pengadaan nikel dan batubara. Ini sesuai dengan kegitan bisnis yang dijalankan SMGA.

“Grup Perseroan telah berpengalaman lebih dari 15 tahun pada industri energi dan perdagangan komoditas hasil pertambangan. Kami mencatatkan dan menawarkan saham kami untuk bertransformasi dan melanjutkan pertumbuhan kami,” ujar Julius, dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa 930/1/2024).

Julius, menegaskan fokus Perseroan pada pengembangan perdagangan nikel dan batubara untuk pasar domestik Indonesia, serta pengembangan produksi batu gamping pada kuartal I tahun 2024. “Sehubungan dengan tingginya permintaan batu gamping di wilayah Morowali Utara, Perseroan memutuskan untuk mengakuisisi dan mengembangkan tambang batu gamping di wilayah tersebut.” Tambahnya.

PT Victoria Sekuritas Indonesia bertindak sebagai Penjamin Pelaksana Emisi dalam IPO Perseroan. Direktur PT Victoria Sekuritas Indonesia, R.A. Wisnu Widodo, menyatakan keyakinannya terhadap pertumbuhan dan prospek usaha Perseroan ke depan di bidang Perdagangan Nikel dan Batubara.

“Indonesia sebagai negara produsen nikel terbesar di dunia memiliki posisi yang diuntungkan dalam perkembangan tren industri kendaraan listrik. Selain itu, Indonesia sebagai produsen batubara ketiga terbesar di dunia masih memiliki prospek yang kuat,” terangnya.

Selama periode penawaran umum yang berlangsung selama 3 hari, Perseroan berhasil mendapatkan sambutan luar biasa dari investor Pasar Modal. Saham IPO SMGA mengalami oversubscribed sebanyak 23,52x atau 156,77x dari porsi pooling.

Sebagai informasi, penjualan bersih SGMA meningkat 17,65%, dari Rp95,33 miliar per Juli 2022 menjadi Rp112,16 miliar per Juli 2023. Meski beban pokok bertambah 14,48% dari Rp88,65 miliar menjadi Rp101,49 miliar, laba kotor SGMA tetap meningkat sebesar 59,73%, dari Rp6,68 miliar menjadi Rp10,67 miliar per Juli 2023.

Dari penjualan bersih tersebut, laba bersih tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp5,55 miliar per Juli 2023, melejit 43,78%, dari Rp3,86 miliar per Juli 2022.

Sementara itu, total aset SGMA naik 39,77%, dari Rp212,28 miliar per 31 Desember 2022 menjadi Rp296,71 miliar per 31 Juli 2023. Adapun jumlah liabilitas tercatat Rp129,35 miliar per 31 Juli 2023, meningkat 172,26%, dari Rp47,51 miliar per 31 Desember 2022. Berikut total ekuitas SGMA naik 1,57%, dari Rp164,76 miliar per 31 Desember 2022 menjadi Rp167,35 miliar per 31 Juli 2023.

 

- Advertisement -

Artikel Terkait

Kabar Gembira! Lepas dari ‘Penjara’, Saham – saham Ini Bisa Ditransaksikan Lagi Besok

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) — Bursa Efek Indonesia (BEI) membawa kabar...

13 Perusahaan Antre IPO, 7 Berpotensi Melantai Tutup Tahun Ini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) — Sejumlah perusahaan diketahui tengah mengantre untuk...

Simak! Ini 5 Saham Top Losers dalam Sepekan, Ada MSIN, PURI dan KOKA

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selama sepekan...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Populer 7 Hari

Berita Terbaru