STOCKWATCH.ID (TOKYO) – Bursa saham Asia-Pasifik mayoritas melemah pada penutupan perdagangan Jumat sore (30/5/2025) waktu setempat. Kekhawatiran soal ekonomi AS, inflasi, dan ketidakpastian soal kebijakan tarif Presiden Donald Trump membuat pelaku pasar cemas.
Mengutip CNBC International, kondisi ini dipicu oleh putusan Pengadilan Perdagangan Internasional AS yang menyatakan bahwa Trump melampaui kewenangannya saat menetapkan kebijakan tarif timbal balik. Pengadilan sempat membatalkan kebijakan tersebut.
Namun, pemerintahan Trump langsung mengajukan banding. Pengadilan banding pun mengembalikan kebijakan tarif itu pada Kamis sore waktu setempat. Pemerintah AS bahkan menyebut bisa meminta Mahkamah Agung untuk menghentikan putusan awal jika diperlukan.
Perkembangan ini semakin memperkeruh sentimen pasar, apalagi negosiasi dagang antara AS dan China juga tersendat.
“Pembicaraan dagang antara AS dan China sedikit terhambat,” ujar Menteri Keuangan AS, Scott Bessent, dalam wawancara dengan Fox News.
Indeks Nikkei 225 di Jepang turun 1,22% ke 37.965,10, sedangkan indeks Topix melemah 0,37% ke 2.801,57. Penurunan terjadi di tengah rilis data inflasi inti Tokyo yang naik 3,6% secara tahunan, tertinggi sejak Januari 2023.
Di Korea Selatan, indeks Kospi merosot 0,84% ke 2.697,67, dan indeks Kosdaq ikut turun 0,26% ke 734,35.
Indeks CSI 300 di China daratan juga melemah 0,48% menjadi 3.840,23. Sementara itu, indeks Hang Seng di Hong Kong merosot lebih dalam, yaitu 1,2% ke posisi 23.289,77.
Bursa India pun tak luput dari tekanan. Indeks Nifty 50 mundur 0,22% dan indeks BSE Sensex turun 0,3% hingga pukul 13.40 waktu setempat.
Berbeda dengan mayoritas bursa Asia, indeks S&P/ASX 200 di Australia justru naik 0,3% dan ditutup di 8.434,70.
Di sisi lain, kontrak berjangka (futures) bursa AS ikut tergelincir. Dow Jones melemah 22 poin atau 0,05%, S&P 500 turun 0,07%, dan Nasdaq-100 terkoreksi 0,08%.
Padahal, di perdagangan sebelumnya, ketiga indeks utama Wall Street masih mencatatkan kenaikan. S&P 500 naik 0,4% ke 5.912,17 berkat lonjakan saham Nvidia, meski sempat melonjak hingga 0,9%.
Indeks Nasdaq juga naik 0,39% ke 19.175,87, meskipun sempat menguat 1,5% pada sesi intraday. Sedangkan Dow Jones ditutup naik 117,03 poin atau 0,28% ke 42.215,73.
