Rabu, Januari 21, 2026
27.4 C
Jakarta

BEI Hentikan Sementara Perdagangan 4 Saham Ini, Ada Apa?

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan saham empat emiten pada Kamis, 18 Juli 2025. Langkah ini diambil sebagai bentuk perlindungan bagi investor karena terjadi pergerakan harga yang tidak biasa.

Saham yang diberhentikan sementara adalah PT Argo Pantes Tbk (ARGO), PT Merry Riana Edukasi Tbk (MERI), PT Nusa Raya Cipta Tbk (NRCA), dan PT Mandala Multifinance Tbk (MFIN).

Tiga saham yaitu ARGO, MERI, dan NRCA dihentikan karena lonjakan harga yang sangat signifikan. Sedangkan MFIN justru mengalami penurunan harga kumulatif yang tajam.

Penghentian sementara perdagangan ini berlaku sejak sesi I dan akan berlangsung sampai ada pengumuman lanjutan dari Bursa. Suspensi dilakukan di Pasar Reguler dan Pasar Tunai. Tujuannya agar investor bisa meninjau kembali keputusan investasinya berdasarkan informasi yang tersedia.

“Dalam rangka cooling down sebagai bentuk perlindungan bagi Investor,” ujar Yulianto Aji Sadono, Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, dalam keterbukaan informasi dikutip Jumat (18/7/2025).

Ia menambahkan, penghentian ini memberikan waktu yang cukup bagi pelaku pasar untuk menganalisis kondisi saham-saham tersebut.

Yulianto juga mengimbau semua pihak agar selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh emiten.

“Para pihak yang berkepentingan diharapkan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh Perseroan,” katanya.

Pada penutupan perdagangan Kamis, 17 Juli 2025, saham ARGO melonjak 24,89% atau naik Rp280 ke level Rp1.405. Volume transaksi tercatat sekitar 230 ribu lembar dengan nilai transaksi Rp322,58 juta. Saham ini ditransaksikan sebanyak 185 kali.

Harga saham ARGO dibuka di Rp1.395. Sepanjang hari, harga sempat menyentuh level terendah di Rp1.385 dan tertinggi di Rp1.405. Kapitalisasi pasarnya tercatat sebesar Rp4,46 triliun. Rasio harga terhadap laba (P/E ratio) berada di angka 111,79. Dalam setahun terakhir, harga saham ARGO sempat menyentuh Rp2.000 sebagai level tertinggi dan Rp575 sebagai level terendah.

Sementara itu, saham MERI melompat 25% atau naik Rp113 menjadi Rp565. Volume perdagangan tercatat sekitar 66,09 juta lembar dengan nilai transaksi Rp36,84 miliar. Saham ini ditransaksikan sebanyak 6.362 kali.

Saham NRCA juga melonjak 24,43% ke level Rp815, naik Rp160 dalam sehari. Volume perdagangan mencapai 105,21 juta lembar dengan nilai transaksi Rp78,14 miliar. Saham ini ditutup di level tertingginya setelah sempat menyentuh Rp595.

Kapitalisasi pasar NRCA tercatat Rp2,03 triliun dengan rasio P/E sebesar 20,81. Emiten ini juga rutin membagikan dividen dengan yield sebesar 2,70% dan dividen kuartalan Rp5,50 per saham.

Berbeda dengan tiga saham tersebut, saham MFIN justru ambruk 14,56% atau turun Rp150 ke level Rp880. Volume perdagangan mencapai 12,14 juta lembar dengan nilai Rp10,91 miliar. Saham MFIN sempat menyentuh Rp980 sebelum akhirnya terkoreksi tajam. Padahal, dalam 52 minggu terakhir, saham ini pernah menyentuh level tertinggi di Rp4.180.

Kapitalisasi pasar MFIN tercatat sekitar Rp4,40 triliun. Rasio P/E berada di angka 9,05, dengan dividend yield sebesar 7,06% dan dividen kuartalan sekitar Rp15,53 per saham.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Direktur Inocycle Technology (INOV) Jual Seluruh Saham Perusahaan Senilai Rp315,09 Miliar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Yong Hwa Lee,  Direktur PT Inocycle Technology Group...

TCID Tambah Plafon Pinjaman ke Anak Usaha Rp12 Miliar Buat Operasional

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) -  Manajemen PT Mandom Indonesia Tbk (TCID) mengungkapkan, pihaknya...

Tambah Investasi, Bos Trimegah Karya Pratama (UVCR) Borong 59.700 Lembar Saham Perusahaan

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Hady Kuswanto, Direktur Utama PT Trimegah Karya...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Populer 7 Hari

Berita Terbaru