back to top
Selasa, Januari 27, 2026
29.3 C
Jakarta

OJK Catat 10 Calon Emiten Baru Siap IPO, Total Dana Rp5,3 Triliun! Ada Lighthouse Company?

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan pipeline penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO) terus bertambah menjelang akhir tahun.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon OJK, Inarno Djajadi, menyampaikan hal ini dalam Konferensi Pers Rapat Dewan Komisioner Bulanan Agustus 2025 yang digelar secara daring di Jakarta, Kamis (4/9/2025).

“Mengenai pipeline IPO terbaru, saat ini OJK mencatat terdapat 10 calon emiten yang pernyataan pendaftarannya sedang dalam proses penelaahan di OJK. Dengan total nilai emisi diperkirakan sekitar Rp5,3 triliun,” kata Inarno.

Ia menjelaskan jumlah calon emiten kemungkinan terus bertambah. Laporan keuangan periode Juni 2025 yang sudah diaudit akan selesai maksimal pada September. Laporan ini biasanya digunakan sebagai dokumen pendaftaran IPO dengan masa berlaku enam bulan untuk memperoleh pernyataan efektif dari OJK, yaitu sampai Desember.

Kendati begitu, OJK belum dapar memastikan apakan diantara 10 calon emiten tersebut ada Perusahaan yang masuk dalam kategori lighthouse. “Belum ada informasi yang pasti tentang IPO Lighthouse akhir tahun ini dan sektor apa yang akan terlibat,” imbuhnya.

Emiten lighthouse adalah perusahaan yang melantai di bursa dengan kapitalisasi pasar di atas Rp3 triliun dan free float minimal 15% atau senilai Rp700 miliar.

Sebelumnya, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), Iman Rachman, menargetkan lima IPO lighthouse sepanjang 2025. Ia optimistis target itu bisa tercapai, bahkan terlampaui.

“Jadi mudah-mudahan kalau ini jalan paling enggak 4 tambah 2 mungkin lebih dari 5,” ujar Iman dalam keterangan pers peringatan HUT Pasar Modal ke-48 di Jakarta, Senin (11/8/2025).

Hingga saat ini sudah ada empat perusahaan yang masuk kategori tersebut. Keempatnya yaitu PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU), PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK), PT Yupi Indo Jelly Gum Tbk (YUPI), dan PT Catur Dharma Indera Analitika Tbk (CDIA).

Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna, pada Senin (1/9/2025) menyampaikan hingga 29 Agustus 2025 ada tujuh perusahaan yang siap melantai di bursa.

Dari jumlah itu, empat perusahaan masuk kategori skala menengah dengan aset antara Rp50 miliar hingga Rp250 miliar. Sementara tiga perusahaan masuk kategori besar dengan aset di atas Rp250 miliar. Tidak ada perusahaan skala kecil dengan aset di bawah Rp50 miliar.

Rinciannya, satu perusahaan berasal dari sektor Basic Materials, satu dari Consumer Non-Cyclicals, satu dari Financials, dua dari Industrials, satu dari Technology, dan satu dari Transportation & Logistic.

- Advertisement -

Artikel Terkait

IHSG Sesi I Berakhir di 8.921,661, Turun 0,60% Akibat Saham-Saham Ini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan saham...

Top! Harga Lagi Naik, Bos Impack Pratama (IMPC) Justru Borong Saham Perusahaan Miliaran Rupiah

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Haryanto Tjiptodihardjo, Direktur PT Impack Pratama...

Paramita Bangun Sarana (PBSA) Bidik Pendapatan Rp1,380 Triliun, Konsisten Bagi Dividen

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Paramita Bangun Sarana Tbk (PBSA)...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Populer 7 Hari

Berita Terbaru