Senin, Januari 12, 2026
24.1 C
Jakarta

DADA Dirumorkan Jadi Pintu Masuk Raksasa Global ke Pasar Modal Indonesia

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Saham PT Diamond Citra Propertindo Tbk (DADA) kini jadi sorotan utama di pasar modal. Rumor yang beredar menyebut dua raksasa asal Jepang, Mitsubishi Estate dan Kajima Corporation, tengah menyiapkan aksi backdoor listing melalui DADA. Berbeda dengan kasus PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) yang hanya melibatkan pemain lokal, isu kali ini jauh lebih besar karena melibatkan perusahaan global berstatus emiten dengan kapitalisasi pasar ratusan triliun rupiah.

Yang mengejutkan, di balik nama besar Mitsubishi dan Kajima, muncul jejak raksasa global The Vanguard Group. Penelusuran publik menunjukkan Vanguard konsisten menjadi pemegang saham di kedua emiten Jepang tersebut. “Vanguard bukan pemain biasa. Dengan dana kelolaan US$10,2 triliun atau setara 50 kali APBN Indonesia 2025, Vanguard adalah manajer aset terbesar kedua di dunia,” tertulis dalam catatan publik.

Vanguard berdiri di Amerika Serikat lebih dari 50 tahun lalu dengan struktur unik. Perusahaan ini bukan emiten publik, melainkan dimiliki oleh dana-dana kelolaannya sendiri sehingga kepentingan investor selalu diutamakan. Rekam jejak kinerjanya juga impresif dengan return stabil di kisaran 12–18% per tahun dalam lima tahun terakhir. Vanguard hanya masuk ke emiten yang punya free float minimal 50%, kapitalisasi pasar di atas US$100 miliar, dan saham yang sangat likuid.

Jika benar masuk melalui proksi di Asia, aksi ini bisa menjadi mega akuisisi yang mengubah wajah pasar modal Indonesia. Beberapa tanda awal sudah terlihat di DADA. Perusahaan mulai membagikan dividen pertama sejak IPO, berupaya keluar dari papan pemantauan khusus, dan pengendali diwajibkan melepas saham ke publik demi meningkatkan free float.

Bagi sebagian investor, langkah pengendali melepas saham sering dipandang negatif. Namun, justru strategi ini sejalan dengan pola Vanguard. Saham DADA terbukti mampu melesat lebih dari 700% meski sempat dilepas di harga Rp11. Fakta ini memperkuat dugaan ada skenario besar yang sedang dipersiapkan.

Jika dibandingkan dengan raksasa Jepang, harga saham DADA memang masih jauh lebih rendah. Mitsubishi Estate di Bursa Tokyo diperdagangkan di kisaran ¥3.160–¥3.170 atau setara Rp348.000–Rp352.000 per lembar. Kajima Corporation berada di kisaran ¥4.290–¥4.332 atau setara Rp472.000–Rp481.000 per lembar. Sementara itu, DADA masih berada di Rp25–Rp11.000.

Jika skenario Vanguard benar-benar berlaku, potensi valuasi DADA bisa melambung tinggi. Dengan jumlah saham beredar 7,4 miliar lembar, target minimal kapitalisasi pasar US$100 miliar membuat valuasi teoretis per saham bisa menembus Rp230.000 (kurs Rp16.500). Angka ini memang terdengar fantastis, namun bukan mustahil jika Mitsubishi dan Kajima benar-benar mengonsolidasikan DADA dalam laporan keuangannya.

Pola Vanguard juga konsisten. Founder atau pengendali biasanya hanya memegang 10–15%, sementara mayoritas saham dikuasai institusi dan publik. Saham kemudian menjadi likuid, stabil, dan tumbuh konsisten dua digit per tahun, seperti yang terlihat pada Microsoft, Apple, hingga Nvidia.

Pepatah lama di pasar modal kembali relevan: “Buy on Rumour, Sell on News.” Jika isu akuisisi ini terbukti, DADA berpotensi menjadi kisah terbesar di Bursa Efek Indonesia dalam satu dekade terakhir. Dari saham receh menjadi calon multibagger, DADA kini berdiri di panggung global dengan dukungan para raksasa dunia.

- Advertisement -

Artikel Terkait

SMIL Siap Gandeng Perusahaan Jepang, Bidik Investasi di Atas Rp350 Miliar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) — PT Sarana Mitra Luas Tbk (SMIL)...

MSIE Tuntaskan Penggunaan Dana IPO Rp36 Miliar, Sisa Dana Hanya Rp401 Ribu

STOCKWATCH.ID (SURABAYA) — PT Multisarana Intan Eduka Tbk (MSIE)...

IHSG Berpeluang Lanjut Menguat, Intip 6 Saham Jagoan BNI Sekuritas Hari Ini! Ada KPIG dan BULL

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Populer 7 Hari

Berita Terbaru