Senin, Januari 12, 2026
24.1 C
Jakarta

BEI Hentikan Sementara Perdagangan 4 Saham yang Meroket Tajam

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi menghentikan sementara perdagangan saham empat emiten pada Rabu (24/9/2025). Suspensi diberlakukan setelah harga saham melonjak tajam dalam waktu singkat.

Saham yang terkena suspensi adalah PT Multisarana Intan Eduka Tbk (MSIE), PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO), PT Indonesian Tobacco Tbk (ITIC), dan PT Dana Brata Luhur Tbk (TEBE). Keempatnya disetop perdagangannya di Pasar Reguler dan Pasar Tunai.

Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Yulianto Aji Sadono, menjelaskan langkah ini merupakan bagian dari mekanisme cooling down untuk menjaga perlindungan investor.

“Penghentian sementara perdagangan saham dilakukan untuk memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar agar dapat mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan investasinya,” ujar Yulianto dalam keterbukaan informasi di laman Bursa dikutip Rabu (24/9/2025).

Suspensi saham MSIE, GPSO, TEBE dan ITIC dimulai pada 24 September 2025 mulai sesi I perdagangan hingga pengumuman lebih lanjut dari Bursa.

BEI menegaskan seluruh pihak yang berkepentingan diminta untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan emiten terkait.

Harga Saham

Pada penutupan perdagangan Selasa, 23 September 2025, saham GPSO ditutup di level Rp755 per lembar, naik Rp150 atau 24,79% dari penutupan sebelumnya Rp605. Saham dibuka di Rp645, dengan harga tertinggi Rp755 dan terendah Rp620. Volume perdagangan tercatat sebanyak 33.941.300 saham. Sepanjang tahun ini, harga saham GPSO bergerak antara Rp252 hingga Rp1.105 per lembar. Dalam 52 minggu terakhir, harga terendah berada di Rp103 dan tertinggi Rp1.450. Kapitalisasi pasar GPSO kini mencapai Rp503,39 miliar.

Saham ITIC juga mencatat lonjakan signifikan. Harga saham emiten ini mencapai Rp482, naik Rp96 atau 24,87% dibanding penutupan sebelumnya Rp386. Saham dibuka di Rp400 dan bergerak antara Rp400–Rp482 sepanjang perdagangan, dengan volume transaksi 66.075.400 saham. Sepanjang tahun ini, harga saham ITIC berada di kisaran Rp198 hingga Rp482. Dalam 52 minggu terakhir, harga terendah tercatat Rp171 dan tertinggi Rp482. Kapitalisasi pasar ITIC saat ini mencapai Rp453,43 miliar.

Saham TEBE melonjak tajam pada perdagangan yang sama. Harga saham naik 560 poin atau 24,78% menjadi Rp2.820 per lembar. Saham dibuka di Rp2.480, dengan harga tertinggi Rp2.820 dan terendah Rp2.450. Volume perdagangan mencapai 48.959.400 saham. Penutupan sebelumnya pada 22 September 2025 tercatat Rp2.260 per lembar. Sepanjang tahun ini, harga saham TEBE bergerak antara Rp540 hingga Rp2.820. Kapitalisasi pasar perusahaan kini mencapai Rp3,62 triliun.

Saham MSIE menguat Rp9 atau 9,47% menjadi Rp104 per lembar. Volume transaksi tercatat sebanyak 2,38 juta lembar saham dengan nilai Rp247,4 juta. Frekuensi transaksi pada hari itu mencapai 343 kali.

- Advertisement -

Artikel Terkait

SMIL Siap Gandeng Perusahaan Jepang, Bidik Investasi di Atas Rp350 Miliar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) — PT Sarana Mitra Luas Tbk (SMIL)...

MSIE Tuntaskan Penggunaan Dana IPO Rp36 Miliar, Sisa Dana Hanya Rp401 Ribu

STOCKWATCH.ID (SURABAYA) — PT Multisarana Intan Eduka Tbk (MSIE)...

IHSG Berpeluang Lanjut Menguat, Intip 6 Saham Jagoan BNI Sekuritas Hari Ini! Ada KPIG dan BULL

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Populer 7 Hari

Berita Terbaru