STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) resmi mengambil alih saham PT Chandra Shipping International (PT CSI) dan PT Marina Indah Maritim (PT MIM). Aksi korporasi ini diumumkan melalui keterbukaan informasi di Jakarta pada 3 Oktober 2025.
Sebelumnya, kedua perusahaan pelayaran itu dimiliki bersama oleh Chandra Daya Investasi yang berstatus perusahaan penanaman modal asing (PMA) sebesar 49% dan PT Buana Primatama Niaga (PT BPN) sebesar 51%. Struktur itu dibuat karena adanya aturan pembatasan kepemilikan asing di sektor angkutan laut.
Setelah status Chandra Daya Investasi berubah dari PMA menjadi penanaman modal dalam negeri (PMDN) pada Juli 2025, perusahaan bisa menjadi pemegang mayoritas di bisnis pelayaran. Langkah berikutnya adalah membeli seluruh saham PT CSI dan PT MIM yang dipegang PT BPN.
Dalam proses ini, ada beberapa tahap yang dijalankan. Pada 28 Juni 2024, Chandra Daya Investasi meneken perjanjian pinjaman dengan PT BPN. Perjanjian itu kemudian diubah pada 10 Juni 2025 dan menjadi dasar pemberian fasilitas pinjaman untuk kebutuhan modal dan rencana pengambilalihan saham.
PT CSI kemudian melakukan penambahan modal. Berdasarkan akta notaris Jose Dima Satria, modal disetor naik dari Rp127,65 miliar menjadi Rp2,84 triliun. Chandra Daya Investasi mengambil bagian sebesar Rp1,33 triliun, sementara PT BPN menyetor Rp1,38 triliun. Komposisi saham tetap sama, Chandra Daya Investasi 49% dan PT BPN 51%.
Hal serupa terjadi di PT MIM. Modal disetor naik dari Rp523,68 miliar menjadi Rp2,32 triliun. Chandra Daya Investasi menambah saham senilai Rp883,36 miliar dan PT BPN Rp919,41 miliar. Hasilnya, komposisi saham juga tetap 49% untuk Chandra Daya Investasi dan 51% untuk PT BPN.
Setelah status berubah menjadi PMDN, Chandra Daya Investasi langsung mengambil alih. Berdasarkan akta pengambilalihan saham yang dibuat notaris pada 1 Oktober 2025, PT BPN melepas seluruh sahamnya di PT CSI sebesar 9.684.758 lembar kepada Chandra Daya Investasi dengan nilai transaksi Rp1,46 triliun. PT BPN juga menjual 1 lembar saham ke PT Chandra Samudera Port (PT CSP) dengan harga Rp150.916.
Komposisi pemegang saham PT CSI pun berubah. Chandra Daya Investasi kini menggenggam 99,99% saham, sementara PT CSP memiliki 0,01%.
Untuk PT MIM, prosesnya sama. PT BPN melepas 11.864.943 lembar saham ke Chandra Daya Investasi senilai Rp1,22 triliun. Satu lembar saham dijual ke PT CSP dengan harga Rp103.117. Hasilnya, Chandra Daya Investasi memiliki 99,99% saham dan PT CSP 0,01%.
Manajemen menyebut transaksi ini termasuk transaksi afiliasi sesuai POJK 42/2020 karena adanya hubungan kepemilikan dan pengendalian dengan PT CSI, PT MIM, PT CSP, dan PT BPN. Transaksi telah melalui prosedur sesuai aturan dan dinyatakan wajar berdasarkan laporan Kantor Jasa Penilai Publik Kusnanto dan Rekan.
“Transaksi ini bukan merupakan benturan kepentingan maupun transaksi material yang dapat mengganggu kelangsungan usaha Perseroan, sehingga tidak memerlukan persetujuan rapat umum pemegang saham independen,” tulis manajemen dalam keterbukaan informasi di laman Bursa, dikutip Sabtu (4/10/2025).
Chandra Daya Investasi menegaskan seluruh proses dilakukan sesuai regulasi, termasuk aturan pasar modal dan Undang-Undang Perseroan Terbatas.
