STOCKWATCH.ID (LONDON) – Bursa saham Eropa ditutup melemah pada perdagangan Jumat (7/11/2025) waktu setempat. Pelemahan ini memperpanjang penurunan sehari sebelumnya di tengah kekhawatiran soal valuasi tinggi saham-saham kecerdasan buatan (AI).
Mengutip CNBC International, indeks Stoxx Europe 600 yang berisi saham-saham utama di Eropa ditutup turun 0,6% menjadi 564,79, dengan seluruh bursa utama berakhir di zona merah. Indeks FTSE 100 Inggris turun 0,55% ke 9.682,57, CAC 40 Prancis melemah 0,18% ke 7.950,18, dan DAX Jerman turun 0,69% ke 23.569,96. Sementara itu, FTSE MIB Italia juga tergelincir 0,35%.
Tekanan terbesar datang dari saham Rightmove yang anjlok hingga 28% sebelum ditutup turun 12,5%. Penurunan ini terjadi setelah perusahaan memproyeksikan laba operasional yang lebih lemah akibat meningkatnya investasi di bidang AI.
Analis UBS menyebut langkah strategis Rightmove itu menimbulkan banyak pertanyaan bagi pasar. “Perubahan strategi ini menimbulkan pertanyaan penting yang belum bisa dijawab pasar,” ujar UBS dalam catatannya, sambil menambahkan target harga dan peringkat saham Rightmove kini sedang ditinjau ulang.
Sementara itu, saham perusahaan televisi Inggris ITV melonjak 16,6% setelah mengonfirmasi tengah berdiskusi dengan Comcast untuk menjual bisnis televisinya senilai £1,6 miliar atau sekitar US$2,1 miliar.
Saham Novo Nordisk juga jatuh 5,1% setelah perusahaan itu menandatangani kesepakatan dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk menurunkan harga obat penurun berat badan.
Investor juga mencermati sejumlah laporan keuangan dari Richemont, International Consolidated Airlines Group, Daimler Truck Holding, Amadeus IT Group, Cellnex Telecom, dan OTP Bank.
Selain itu, data ekonomi terbaru menunjukkan ekspor-impor Jerman dan neraca perdagangan Prancis menjadi perhatian pasar. Di Inggris, indeks harga rumah Halifax naik 0,6% pada Oktober, mencatatkan kenaikan bulanan tertinggi sejak awal tahun ini.
Dari sisi kebijakan moneter, Bank of England (BOE) dan bank sentral Norwegia sama-sama menahan suku bunga acuannya.
Gubernur BOE Andrew Bailey memberi sinyal penurunan suku bunga mungkin segera dilakukan. “Kami sudah melewati puncak kebijakan yang ketat. Untuk saya, kebijakan masih ketat, tapi sudah tidak seketat sebelumnya,” kata Bailey kepada CNBC.
Penurunan bursa Eropa ini juga mengikuti pelemahan di pasar Asia, yang tertekan aksi jual saham-saham teknologi setelah koreksi di Wall Street. Indeks Nikkei 225 Jepang anjlok 2,03%, dengan saham-saham terkait AI seperti Softbank turun lebih dari 8%.
