Sabtu, November 29, 2025
31.1 C
Jakarta

UNTR Kejar Tambang Baru di Australia, Kantor Perwakilan Dibuka demi Percepat Aksi Akuisisi

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT United Tractors Tbk (UNTR) terus memburu peluang akuisisi tambang mineral di Australia. Perusahaan menilai prospek tambang di negara tersebut masih luas dan penting untuk strategi diversifikasi bisnis.

Corporate Secretary UNTR Ari Setiawan mengatakan proses pencarian masih berjalan. Ia menyebut beberapa peluang sempat masuk pipeline, namun belum terealisasi. Ari menegaskan langkah pencarian tetap berlanjut. “Kami mencari peluang ya. Dibandingkan yang lain di Indonesia. Sempat kemarin ada beberapa yang ada di proses. Tapi belum (jadi) ya. Kita coba cari lagi sebenarnya,” ujarnya di Lampung, Kamis (19/11/2025).

UNTR juga sempat mendekati satu aset tambang di Australia. Namun transaksi gagal karena keputusan dari pihak penjual. “Sempat kemarin kita ada pipeline kita. Itu untuk akusisi yang di Australia itu. Kita coba cari lagi peluangnya. Kemarin kebetulan seller-nya yang membatalkan,” kata Ari.

Ari mengaku tidak mengetahui lokasi detail tambang yang masuk pipeline tersebut. Ia hanya menyebut UNTR kini sudah memiliki kantor perwakilan di Australia. “Saya nggak tahu lokasinya. Tapi kita sekarang punya kantor perwakilan itu,” ucapnya.

Kantor perwakilan itu baru dibuka pada 2025. Ari menegaskan sebelumnya UNTR belum memiliki perwakilan di sana. Kehadiran kantor baru ini diharapkan bisa memperluas jaringan dan memperkenalkan UNTR di pasar Australia. “Baru-baru aja.” “Jadi sebelumnya kita belum (punya kantor perwakilan). Kita coba lebih memperkenalkan kita sendiri sebagainya. Banyak prospek di sana,” kata Ari.

Langkah itu tidak hanya untuk kehadiran fisik. UNTR ingin lebih dekat dengan calon mitra dan peluang tambang yang ditawarkan. “Cuma kita mungkin perlu lebih mendekatkan dan sebagainya,” tambah Ari.

Ari menjelaskan kantor perwakilan ini berperan untuk mendukung strategi diversifikasi portofolio. Porsi tambang batu bara UNTR dinilai sudah besar. Perusahaan ingin memperkuat portofolio mineral dengan aset yang lebih signifikan. “Kita kan tujuannya diversifikasi. Menyimbangkan portofolio,” jelasnya.

Ia menilai jumlah tambang besar yang ditawarkan di Indonesia semakin terbatas. Hal ini membuat UNTR lebih aktif mencari peluang di luar negeri. “Portofolio kita yang di-coal kan udah besar. Kita cari yang cukup minimal, yang signifikan. Nah sekarang cari tambang-tambang besar di Indonesia yang ditawarkan nggak banyak,” ucap Ari.

Menurutnya aset tambang di Australia masih sangat beragam. “Tadi kita lihat peluangnya di sana masih banyak aset yang bisa diakuisisi,” kata Ari.

Ari juga menegaskan kantor perwakilan UNTR di Australia hanya bertugas memantau peluang akuisisi. “Sebagai kantor aja. Jadi mereka di sana tugasnya adalah untuk melihat potensi-potensi yang bisa diakuisisi,” ujarnya.

Ia memastikan pencarian tidak terbatas pada emas. Semua komoditas mineral yang sesuai kriteria perusahaan akan dipertimbangkan. “Iya. Karena ada kantor perwakilan itu kita mencari peluang,” ungkapnya.

Ari mengakui tingkat kegagalan prospek akuisisi di luar negeri cukup besar. Hal ini terjadi karena UNTR hanya memilih aset yang benar-benar memenuhi syarat perusahaan. “Biasa Pak tingkat kegagalan prospeknya ada, tapi itu tingkat kegagalannya juga besar. Karena kan yang kita cari yang sesuai dengan kriteria kita,” jelasnya.

Untuk calon pengganti aset tambang yang gagal diakuisisi, Ari memastikan proses pencarian terus dilakukan. “Kita cari,” katanya.

Kantor perwakilan yang mulai beroperasi pada 2025 menjadi bagian dari strategi itu. “Iya,” ujar Ari menegaskan.

- Advertisement -

Artikel Terkait

13 Perusahaan Antre IPO, 7 Berpotensi Melantai Tutup Tahun Ini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) — Sejumlah perusahaan diketahui tengah mengantre untuk...

Simak! Ini 5 Saham Top Losers dalam Sepekan, Ada MSIN, PURI dan KOKA

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selama sepekan...

Sinar Mas Multiartha (SMMA) Tambah Setoran Modal Anak Usaha Rp880 Miliar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Sinar Mas Multiartha Tbk (SMMA) telah...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Populer 7 Hari

Berita Terbaru