STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Harum Energy Tbk (HRUM) berencana untuk melakukan pembelian kembali (buyback) sebanyak-banyaknya 328.159.941 unit atau 2,43% saham disetor Perseroan di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Untuk aksi korporasi tersebut, Perseroan menyiapkan dana buyback saham sebesar Rp335 miliar. Adapun dana buyback saham tersebut diambil dari kas Perseroan.
Direksi HRUM dalam keterbukaan informasi yang disampaikan, Jumat 2 Januari 2026 mengatakan , pembelian kembali atau buyback saham HRUM dilakukan selama tiga bulan setelah tanggal penyampaian keterbukaan informasi ini, yakni dari tanggal 5 Januari 2026 sampai dengan 17 Maret 2026.
Menurut Direksi, buyback saham HRUM dilakukan pada harga sebagaimana tertuang dalam pasal 11. b POJK No. 29/2023. Manajemen Perseroan akan menunjuk salah satu perusahaan sekuritas anggota Bursa untuk mengeksekusi buyback saham HRUM tersebut.
Direksi HRUM berkeyakinan bahwa pelaksanaan pembelian kembali saham atau buyback tidak akan memberikan dampak negatif yang material terhadap kegiatan usaha Perseroan. Hal ini mengingat Perseroan memiliki kas dan setara kas yang cukup untuk mendanai buyback saham bersamaan kegiatan usaha Perseroan.
Harga saham HRUM pada perdagangan, Jumat 2 Januari 2026 ditutup naik 1,86% menjadi Rp1.095 per unit dibanding sehari sebelumnya. Selama periode 1 Desember 2025 sampai dengan 30 Desember 2025, saham HRUM meningkat sebesar 3,36%, dari Rp1.040 per saham menjadi Rp1.075 per saham. (konrad)
