Rabu, Januari 21, 2026
27.4 C
Jakarta

Suspensi Dicabut, Saham Emiten Ini Kembali Melantai di BEI Mulai Sesi I

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) — Bursa Efek Indonesia (BEI) mencabut suspensi perdagangan saham PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS). Langkah ini mulai berlaku pada sesi I perdagangan Senin (5/1/2026). Saham emiten berkode NSSS tersebut kini dapat kembali ditransaksikan oleh para pemodal.

Kepala Divisi Pengaturan & Operasional Perdagangan BEI Pande Made Kusuma Ari A. menyampaikan pengumuman pembukaan tersebut. Perdagangan NSSS dibuka kembali di Pasar Reguler maupun Pasar Tunai. Keputusan ini merujuk pada evaluasi otoritas terhadap pergerakan harga saham emiten bersangkutan.

BEI sebelumnya membekukan sementara perdagangan saham NSSS sejak sesi I tanggal 2 Januari 2026. Suspensi terjadi karena adanya peningkatan harga kumulatif sangat signifikan pada pergerakan saham emiten sawit itu. Otoritas bursa mengambil tindakan ini demi menjaga stabilitas pasar modal tanah air.

Kebijakan suspensi tersebut menjadi bentuk perlindungan nyata bagi para investor. Penghentian sementara ini juga berfungsi sebagai sarana cooling down. Bursa ingin memastikan para pelaku pasar memiliki waktu cukup dalam mempertimbangkan keputusan investasinya secara matang.

Dasar pengambilan langkah tersebut adalah data pergerakan harga yang terpantau di luar kewajaran. BEI menjelaskan penghentian perdagangan sebelumnya dengan tujuan untuk memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan investasinya.

Harga saham NSSS terpantau menguat luar biasa pada perdagangan 30 Desember 2025. Saham ini ditutup di level Rp925 per lembar. Kenaikan tersebut mencapai Rp120 atau setara 14,91% dibanding penutupan sebelumnya.

Pada hari itu, NSSS dibuka di harga Rp810 per lembar. Harga tertinggi sempat menyentuh Rp940 dengan harga terendah di level Rp810. Volume perdagangan tercatat mencapai 21.460.100 saham.

Sehari sebelumnya, yakni 29 Desember 2025, NSSS masih ditutup pada harga Rp805. Dalam periode 52 minggu, harga saham ini bergerak dinamis di rentang Rp220 hingga Rp940. Saat ini kapitalisasi pasar NSSS telah mencapai Rp22.016.450.996.625.

Otoritas bursa mengimbau seluruh pihak berkepentingan untuk selalu memantau keterbukaan informasi. Pengawasan tetap dilakukan secara ketat guna memantau aktivitas transaksi di pasar. Langkah ini bertujuan menciptakan perdagangan saham yang teratur, wajar, dan efisien bagi seluruh masyarakat.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Direktur Inocycle Technology (INOV) Jual Seluruh Saham Perusahaan Senilai Rp315,09 Miliar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Yong Hwa Lee,  Direktur PT Inocycle Technology Group...

TCID Tambah Plafon Pinjaman ke Anak Usaha Rp12 Miliar Buat Operasional

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) -  Manajemen PT Mandom Indonesia Tbk (TCID) mengungkapkan, pihaknya...

Tambah Investasi, Bos Trimegah Karya Pratama (UVCR) Borong 59.700 Lembar Saham Perusahaan

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Hady Kuswanto, Direktur Utama PT Trimegah Karya...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Populer 7 Hari

Berita Terbaru