STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Plaza Indonesia Realty Tbk (PLIN) tengah menyusun strategi tepat untuk memenuhi ketentuan saham publik atau free float. Langkah ini menjadi prioritas utama perseroan agar dapat segera keluar dari Papan Pemantauan Khusus Bursa Efek Indonesia (BEI). Saat ini, saham emiten pengelola mall mewah tersebut masih menyandang notasi khusus X.6.
Manajemen mengakui kondisi pasar serta minat investor terhadap industri properti saat ini dirasa masih kurang kondusif. Hal ini menjadi tantangan tersendiri dalam mencari skema yang paling menguntungkan bagi semua pihak. Perseroan bersama pemegang saham pengendali terus menjajaki upaya terbaik sesuai regulasi bursa.
Direktur Plaza Indonesia Realty Evy Tirtasudira menjelaskan pihaknya akan segera memberikan rincian jika sudah menemukan cara yang dianggap tepat. Penjelasan tersebut bakal mencakup rencana aksi korporasi beserta jadwal pelaksanaannya. Informasi ini nantinya disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bursa Efek Indonesia (BEI), serta masyarakat luas.
“Dalam hal Perseroan telah menemukan cara terbaik yang dianggap tepat dalam memenuhi Ketentuan Free Float, maka Perseroan akan segera menyampaikan informasi tersebut berikut dengan penjelasan detail mengenai rencana aksi korporasi yang akan dilakukan oleh Perseroan, termasuk indicative timeline dari rencana aksi korporasi tersebut kepada seluruh stakeholders terutama OJK, BEI dan publik,” ujar Evy dalam keterbukaan informasi, Selasa (6/1/2026).
Hingga saat ini, PLIN belum memiliki rencana aksi korporasi lain yang bersifat material di luar upaya pemenuhan free float tersebut. Perseroan juga memastikan tidak ada fakta atau kejadian penting yang disembunyikan dari publik. Seluruh informasi yang dapat memengaruhi harga efek maupun kelangsungan hidup perusahaan diklaim sudah diungkapkan secara transparan.
“Sampai dengan tanggal surat ini disampaikan, tidak terdapat informasi atau fakta material yang dapat memengaruhi harga efek Perseroan serta kelangsungan hidup Perseroan yang belum diungkapkan kepada publik,” tegas Evy.
Langkah transparansi ini dilakukan untuk menjawab permintaan penjelasan dari pihak otoritas bursa pada awal Januari 2026. Fokus utama perseroan tetap menjaga kepercayaan investor melalui kepatuhan terhadap peraturan pasar modal. Upaya pelepasan notasi khusus X.6 diharapkan dapat meningkatkan kembali likuiditas dan gairah transaksi saham PLIN di masa depan.
