STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Manajemen PT Famon Awal Bros Sedaya Tbk (PRAY) mengumumkan, Perseroan telah melakukan penambahan setoran modal dengan mengonversi piutang dua anak usahanya menjadi tambahan modal pada 31 Desember 2025. Total nilai setoran modal kedua entitas anak ini mencapai Rp27,68 miliar.
Leona Agustine Karnali. Direktur PRAY dalam keterangan tertulis, Selasa 6 Januari 2026 mengatakan, dua anak usaha Perseroan yang mengkonversi utang itu adalah PT Fortuna Maju Medika (FMM) dengan nilai konversi setara tambahan modal sebesar Rp25,33 miliar dan PT Fortuna Media Jakarta (FMJ) sebesar Rp2,35 miliar.
Pasca konversi tersebut, jelas Leona, jumlah modal ditempatkan dan disetor PRAY ke FMM meningkat menjadi Rp60,82 miliar. Adapun modal ditempatkan dan disetor Perseroan kepada FMJ juga bertambah menjadi Rp168,33 miliar.
Menurut Leona, transaksi ini dilakukan Perseroan untuk memperkuat struktur permodalan dan meningkatkan kesehatan keuangan serta keberlanjutan usaha anak perusahaan melalui pengurangan beban kewajiban keuangan. Selain itu, konversi utang ini juga bertujuan untuk mengoptimalkan nilai investasi jangka panjang Perseroan sekaligus memberikan nilai tambah bagi Perseroan.
Transaksi peningkatan modal anak usaha ini, merupakan transaksi afiliasi yang dikecualikan dari kewajiban melakukan prosedur sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 serta tidak wajib memenuhi ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 ayat 1 POJK 42/2020. Namun Perseroan wajib melaporkan kepada Otoritas Jasa Keuangan atau OJK berdasarkan ketentuan Pasal 6 ayat 2 POJK 42/2020. Adapun transaksi ini bukan merupakan transaksi material.
Hingga kuartal III 2025, PRAY membukukan laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp163,18 miliar, turun 24,69% dibanding Rp216,71 miliar pada kuartal III 2024. Meski laba turun, pendapatan PRAY naik 12,53% jadi Rp1,75 triliun pada kuartal III 2025, dari Rp1,55 triliun kuartal III 2024. (konrad)
