back to top

Sinar Mas Multiartha (SMMA) Siap Lunasi Obligasi III/2025 Seri A pada 27 Januari 2026

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Sinar Mas Multiartha Tbk (SMMA) berencana melunasi Obligasi Berkelanjutan III SMMA Tahap II Tahun 2025 Seri A yang akan jatuh tempo pada tanggal 27 Januari 2026.

Felix, Direktur SMMA dalam pengumuman tertulis yang disampaikan, Jumat 9 Januari 2026 mengatakan,  Perseroan telah menyiapkan dana sebesar Rp100 miliar untuk pelunasan sesuai  dengan jumlah pokok obligasi III seri A tersebut.

Menurut Felix, Obligasi Berkelanjutan III SMMA Tahap II Tahun 2025 senilai Rp800 miliar diterbitkan oleh Perseroan pada 20 Januari 2025. Ini merupakan bagian dari Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan III SMMA senilai total Rp5 triliun.

Obligasi III SMMA terdiri atas, seri A dengan jumlah pokok sebesar Rp100 miliar berbunga tetap  7% per tahun dan tenor 370 hari , seri B senilai Rp500 miliar dengan jangka waktu tiga tahun dan bunga tetap 8,25% per tahun, serta seri C Rp200 miliar berbunga tetap 9,00% per tahun dengan jangka waktu lima tahun.

Bunga obligasi SMMA akan dibayarkan setiap tiga bulan, dimana pembayaran bunga obligasi pertama akan  dilakukan pada tanggal 17 April 2025, sedangkan pembayaran bunga terakhir sekaligus jatuh tempo obligasi, masing-masing pada 27 Januari 2026 untuk obligasi seri A, tanggal 17 Januari 2028 untuk obligasi seri B, dan tanggal 17 Januari 2030 untuk obligasi seri C.

Seluruh dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum Obligasi ini setelah dikurangi dengan biaya-biaya emisi, akan disalurkan seluruhnya sebagai pinjaman kepada Anak Perusahaan  (PT Sinar Mas Multifinance/SMMF) untuk pelunasan lebih awal atas Utang Anak Perusahaan dan modal kerja Anak Perusahaan.

Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi obligasi SMMA III Tahap II Tahun 2025, yakni PT Aldiracita Sekuritas, dan PT Sinarmas Sekuritas, serta PT KB Bank Tbk (BBKP) sebagai wali amanat. Obligasi SMMA ini telah memperoleh pemeringkatan atas surat  utang jangka panjang dari PT Kredit Rating Indonesia (KRI) dengan peringkat idAA (Double A) pada  16 Desember 2024. (konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Rupiah Melemah 1,29% Jadi Rp16.985 per Dolar AS, Terimbas Kondisi Global

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Nilai tukar Rupiah pada 16 Maret...

Jelang Libur Panjang Lebaran, IHSG ke Zona Hijau, Naik 1,20% Berkat Sederet Saham Ini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Menjelang libur panjang Lebaran, harga sebagian...

Bank SMBC Bayar Bunga ke-5 Obligasi V/2024 Tahap II Seri A-B Rp23,99 Miliar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Manajemen PT Bank SMBC Indonesia Tbk (BTPN)...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru