STOCKWATCH.ID (JAKARTA)– Pemegang saham pengendali PT Diamond Citra Propertindo Tbk (DADA) yakni PT Karya Permata Inovasi Indonesia telah merealisasikan keuntungan investasi di saham emiten properti tersebut.
Langkah itu dilakukan lewat penjualan 600 juta atau 8,07% saham DADA melalui Bursa Efek Indonesia pada 7 Januari 2026. Harga per lembar saham DADA Rp67 sehingga Karya Permata Inovasi Indonesia mendapatkan cuan Rp40,2 miliar.
Seperti dikutip dalam laporan keterbukaan informasi yang disampaikan ke BEI, Selasa 13 Januari 2026, tujuan Karya Permata Inovasi Indonesia melepas kepemilikan saham DADA adalah merealisasikan keuntungan investasi.
Setelah transaksi tersebut, porsi kepemilikan Karya Permata Inovasi Indonesia atas DADA turun menjadi 1,6 miliar atau setara 21,53% dari sebelumnya sebesar 2,2 miliar atau sekitar 29,60% saham.
Dari sisi keuangan, DADA mencatat kinerja impresif pada sembilan bulan yang berakhir 30 September 2025. Perseroan mencatat laba bersih sebesar Rp853 juta pada kuartal III 2025, meroket 1.136% dibanding Rp69 juta pada kuartal III 2024. Pendapatan bersih DADA melonjak 137% menjadi Rp9,05 miliar pada kuartal III 2025, dari Rp3,82 miliar pada periode yang sama tahun 2024.
Di Bursa Efek Indonesia, harga saham DADA hingga perdagangan sesi I pukul 09.42 WIB tercatat di Rp56 per unit, naik 5,66% dibanding sehari sebelumnya. Dalam periode sepekan, harga saham DADA telah meningkat 6%. (konrad)
