Selasa, Januari 20, 2026
30 C
Jakarta

Sudah 6 Tahun IPO, NATO Masih Simpan Dana Rp127,7 Miliar! Ini Penggunaannya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Surya Permata Andalan Tbk (NATO) merilis laporan terbaru mengenai penggunaan dana hasil penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO). Hingga periode 31 Desember 2025, perusahaan perhotelan ini tercatat masih mengantongi sisa dana hasil IPO dalam jumlah besar. Angkanya mencapai Rp127,717 miliar.

Direktur Utama NATO, Gede Putu Adnawa menyampaikan laporan ini kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 13 Januari 2026. Berdasarkan dokumen resmi perusahaan, NATO memperoleh hasil bruto dari IPO sebesar Rp206 miliar. Penawaran umum ini telah efektif sejak 14 Januari 2019.

Perusahaan mengeluarkan biaya penawaran umum sebesar Rp6 miliar. Biaya tersebut mencakup jasa penjaminan emisi Rp515 juta (0,25%) dan jasa penyelenggaraan Rp515 juta (0,25%). Selain itu, ada biaya jasa penjualan Rp515 juta (0,25%) dan profesi penunjang pasar modal Rp3,703 miliar (1,8%). Biaya lain-lain tercatat sebesar Rp651,600 juta (0,32%).

Setelah dikurangi biaya-biaya tersebut, NATO menerima hasil realisasi bersih sebesar Rp200 miliar. Perusahaan telah menyerap dana tersebut sebanyak Rp72,282 miliar untuk kebutuhan entitas anak.

Secara rinci, dana mengalir ke PT Mitra Graha Tangguhperkasa sebesar Rp40 miliar. Dana ini digunakan untuk pembelian tanah, pembangunan, dan inventaris. Padahal, rencana awal dalam prospektus mengalokasikan Rp100 miliar atau 50% dari total dana.

Selanjutnya, PT Roku Bali Internasional Indonesia menerima Rp12,282 miliar untuk renovasi dan peralatan. Jumlah ini mencakup 61% dari rencana awal sebesar Rp20 miliar. Sementara itu, PT Mimpi Design telah menyerap dana secara penuh sebesar Rp20 miliar (100%) untuk pembayaran utang bank.

Satu entitas anak lainnya, PT Citra Multi Jaya, belum menyerap dana sama sekali dari rencana awal Rp60 miliar. NATO menempatkan sisa dana IPO sebesar Rp127,717 miliar di rekening giro Bank CIMB Niaga. Penempatan dana ini memberikan tingkat bunga sebesar 3%.

Selain dana IPO, NATO juga melaporkan hasil konversi waran yang diterbitkan pada 18 Juli 2019. Dari total 2 miliar efek yang diterbitkan dengan harga Rp8, perusahaan meraih nilai Rp16 miliar. Realisasi penggunaan dana konversi waran baru mencapai Rp8,892 juta. Alhasil, sisa dana hasil konversi waran masih tersisa Rp15,991 miliar.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Naik 0,24%, IHSG Sesi I ke 9.155,408 Berkat Saham-Saham Ini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan saham...

Borong 362,716 Juta Saham Super Bank (SUPA), DB Holdings Ltd Kuasai 11,10%

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- DB Holdings Pte, Ltd, salah satu pemegang...

OJK Terbitkan Peraturan Gugatan Untuk Perlindungan Konsumen, Ini Penjelasannya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menerbitkan Peraturan Otoritas...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Populer 7 Hari

Berita Terbaru