Selasa, Januari 20, 2026
27.2 C
Jakarta

Investor Waspada! BEI Pantau Dua Saham Ini Akibat Lonjakan Harga Tak Wajar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menempatkan dua saham emiten dalam radar pengawasan ketat. PT Morenzo Abadi Perkasa Tbk (ENZO) dan PT Trimitra Propertindo Tbk (LAND) mengalami Unusual Market Activity (UMA). Langkah ini diambil otoritas bursa karena terjadi peningkatan harga saham di luar kebiasaan.

Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Yulianto Aji Sadono memberikan penjelasan resmi terkait kondisi ini. Pemantauan ini bertujuan memberikan perlindungan maksimal bagi para investor di pasar modal. Bursa sedang mencermati perkembangan pola transaksi pada kedua saham tersebut.

“Pengumuman Unusual Market Activity (UMA) tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal,” ujar Yulianto Aji Sadono dalam keterbukaan informasi dikutip Kamis (15/1/2026).

Emiten ENZO terakhir kali menyampaikan informasi publik pada 9 Januari 2026. Laporan tersebut berkaitan dengan registrasi pemegang efek bulanan melalui situs resmi BEI. Saat ini, otoritas bursa memantau secara mendalam setiap perkembangan transaksi saham perusahaan tersebut.

Sementara itu, emiten properti LAND memberikan informasi terakhir pada 13 Januari 2026. Perusahaan menyampaikan penjelasan atas volatilitas transaksi sahamnya kepada publik. BEI kini fokus mengamati pola transaksi yang terbentuk pada saham LAND untuk memastikan kewajaran perdagangan.

Otoritas bursa meminta para investor untuk tetap berhati-hati sebelum mengambil keputusan investasi. Investor diharapkan mencermati kinerja perusahaan serta seluruh jawaban konfirmasi yang diberikan emiten kepada bursa.

Selain itu, para pelaku pasar perlu mengkaji kembali rencana aksi korporasi emiten jika belum mendapat persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Segala kemungkinan yang dapat timbul di masa depan harus dipertimbangkan dengan matang.

“Bursa saat ini sedang mencermati perkembangan pola transaksi saham ini,” tegas Yulianto Aji Sadono.

Harga Saham

Pergerakan harga saham ENZO dan LAND menunjukkan tren penguatan yang sangat signifikan hingga memicu alarm UMA.Saham ENZO dan LAND sama-sama melonjak pada perdagangan Selasa, 14 Januari 2026. Keduanya menyentuh level tertinggi dalam setahun di tengah tingginya minat beli investor.

Harga ENZO ditutup di Rp79. Angka ini naik Rp7 atau 9,72% dari penutupan sebelumnya di Rp72 pada 13 Januari 2026. Pada pembukaan, saham ini langsung berada di Rp79 dan bergerak stagnan hingga penutupan. Sepanjang hari, harga tertinggi dan terendah ENZO sama di Rp79.

Volume transaksi ENZO mencapai 7.005.300 saham. Harga Rp79 juga menjadi level tertinggi sepanjang tahun berjalan pada 14 Januari 2026. Sementara itu, harga terendah tahun ini berada di Rp45 pada 2 Januari 2026. Dalam rentang 52 minggu, saham ini bergerak di kisaran Rp25 hingga Rp79. Nilai kapitalisasi pasar ENZO tercatat sebesar Rp170.841.222.638.

Saham LAND juga menguat signifikan. Harganya ditutup di Rp92, naik Rp8 atau 9,52% dari posisi sebelumnya di Rp84 pada 13 Januari 2026. Seperti ENZO, saham ini dibuka di Rp92 dan bertahan di level tersebut hingga akhir perdagangan. Harga tertinggi dan terendah hari ini sama-sama berada di Rp92.

Volume perdagangan LAND mencapai 21.631.100 saham. Harga Rp92 menjadi rekor tertinggi sepanjang tahun berjalan pada 14 Januari 2026. Sementara harga terendah tahun ini tercatat di Rp55 pada 2 Januari 2026. Dalam periode 52 minggu, saham LAND bergerak di rentang Rp13 hingga Rp92. Kapitalisasi pasar LAND kini mencapai Rp256.921.040.000.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Eksekusi MESOP, Dua Komisaris Sarana Menara (TOWR) Serok Jutaan Saham di Harga Rp444

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Dua petinggi PT Sarana Menara Nusantara...

BNBR Siap Rights Issue 90 Miliar Saham, Dana Buat Bayar Utang dan Modal Kerja

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR)...

Perusahaan Singapura Saiko Consultancy Bakal Akuisisi 27,83% Saham SPRE

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Soraya Berjaya Indonesia Tbk (SPRE)...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Populer 7 Hari

Berita Terbaru