Senin, Januari 19, 2026
27.9 C
Jakarta

Perkuat Ekspor, Kemendag Pertemukan Pelaku Usaha dengan 6 Negara Mitra! Ada Emiten Kosmetik

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)  – Kementerian Perdagangan (Kemendag) terus berupaya memperluas akses pasar global bagi produk Indonesia. Terbaru, Kemendag menggelar kegiatan jejaring bisnis (business networking) di Jakarta, Kamis (15/1).

Acara ini mempertemukan empat pelaku usaha nasional dengan perwakilan kedutaan besar dari enam negara mitra. Keenam negara tersebut adalah Yordania, Nigeria, Pakistan, Amerika Serikat, Sudan, dan Iran.

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) Kemendag, Fajarini Puntodewi menegaskan tujuan utama kegiatan ini. Pemerintah ingin memastikan produk lokal mampu bersaing di kancah internasional.

“Melalui penyelenggaraan kegiatan jejaring bisnis ini, Kemendag menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi dan memfasilitasi para pelaku usaha nasional agar mampu bersaing di pasar global serta meningkatkan kontribusi ekspor Indonesia secara berkelanjutan,” ujar Fajarini di Jakarta, dikutip Minggu (18/1).

Sebanyak empat perusahaan unggulan Indonesia ambil bagian dalam ajang ini. Mereka adalah PT Herisa Dwi Sejahtera, Moonbizt Oathentic.id, PT Victoria Care Indonesia Tbk, dan PT Mula Dravya.

Setiap perusahaan memamerkan potensi produk mereka. PT Herisa Dwi Sejahtera, misalnya, memaparkan produk turunan kelapa premium seperti briket dan kelapa parut kering. Produk mereka telah menembus pasar Eropa dan Timur Tengah.

Moonbizt Oathentic.id memperkenalkan makanan sehat berbasis nabati. Produk ini dikembangkan bersama petani lokal di Bandung dan Bali.

Sementara itu, emiten kosmetik PT Victoria Care Indonesia Tbk (VICI) mempresentasikan produk perawatan diri. Lewat merek Herborist dan Miranda, perseroan telah melakukan ekspor ke berbagai negara di Asia.

Tak ketinggalan, PT Mula Dravya Nusantara mempromosikan biji kopi pilihan. Mereka membawa kopi Arabika dan Robusta yang bersumber langsung dari petani di Lampung dan Jawa Barat.

Direktur Pengembangan Pasar dan Informasi Ekspor Kemendag, Bayu Wicaksono Putro menilai forum ini sangat strategis. Ini menjadi wadah untuk memperkuat koneksi pelaku usaha dengan pasar dunia.

“Melalui forum ini, eksportir Indonesia dapat mempresentasikan produk unggulannya secara langsung sekaligus memperoleh masukan mengenai karakteristik dan regulasi pasar negara tujuan,” tutur Bayu saat memandu acara.

Diskusi ini menghasilkan berbagai masukan penting. Para diplomat menyoroti peluang ekspansi ke pasar Afrika, Amerika, dan Timur Tengah.

Salah satu poin penting adalah kepatuhan terhadap regulasi teknis. Hal ini ditekankan khususnya untuk produk makanan dan minuman yang ingin masuk ke pasar Yordania.

Pelaku usaha juga disarankan aktif berkomunikasi dengan Indonesian Trade Promotion Center (ITPC). Langkah ini dinilai ampuh untuk memperkuat kerja sama bisnis internasional.

Respons positif datang dari para peserta. Ivan, perwakilan Moonbizt, mengapresiasi langkah Kemendag membuka jalan bagi pelaku usaha.

“Kami bersyukur dapat memperoleh kesempatan untuk membangun jejaring dengan perwakilan berbagai negara mulai dari Amerika hingga Afrika. Kami berharap kegiatan ini dapat membuka peluang ekspor yang lebih besar,” kata Ivan.

Senada dengan Ivan, Laurentia dari PT Victoria Care Indonesia Tbk merasa terbantu dengan forum ini.

“Terima kasih kepada Kemendag atas kesempatan untuk mempresentasikan produk kami dan menjajaki peluang kerja sama dengan mitra internasional,” ucapnya.

- Advertisement -

Artikel Terkait

PMI BI di Atas 50%, Tanda Industri Pengolahan RI Kian Menguat

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Kinerja industri pengolahan Indonesia menunjukkan pertumbuhan...

Daya Beli Kuat, BI Sebut Kegiatan Dunia Usaha Bakal Makin Melesat di Awal 2026

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Kinerja dunia usaha di Indonesia menunjukkan...

Pemerintah Indonesia Perkuat Kemitraan Strategis dan Diplomasi Ekonomi Global di WEF Davos

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto bertolak...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Populer 7 Hari

Berita Terbaru