STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Yong Hwa Lee, Direktur PT Inocycle Technology Group Tbk (INOV) menjual seluruh kepemilikan (1.445.400) lembar sahamnya di perusahaan pengolahan dan daur ulang limbah plastik PET tersebut pada 20 Januari 2026. Setelah transaksi tersebut, Yong Hwa Lee tak lagi memiliki saham INOV.
Seperti dikutip dalam laporan keterbukaan informasi yang disampaikan Manajemen Perseroan ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu 21 Januari 2026, tujuan Yong Hwa Lee menjual saham INOV adalah untuk keperluan pribadi. Dari penjualan saham tersebut, Yong Hwa Lee meraih keuntungan Rp315,09 juta.
Ditinjau dari sisi keuangan, Inocycle Technology Group (INOV) membukukan pendapatan bersih sebesar Rp524,99 miliar pada triwulan III 2025, naik 10,40% dari Rp475,53 miliar pada periode sama 2024. Dari pendapatan tersebut, Perseroan berhasil mencatatkan laba bersih sebesar Rp17,75 miliar pada triwulan I 2025, tumbuh 47,2% dibanding Rp12,02 miliar pada triwulan III 2024.
PT Inocycle Technology Group Tbk (INOV) adalah perusahaan teknologi bersih yang mendaur ulang botol PET dan sampah plastik lainnya. Didirikan pada tahun 2001 dengan nama PT Hilton Felt, perusahaan ini memproduksi Re-PSF (recycled polyester staple fiber) dengan mengolah plastik daur ulang tanpa limbah.
Re-PSF adalah merupakan baku untuk banyak produk, mulai dari otomotif, konstruksi, pertanian, infrastruktur, sandang, dan furniture. Serat-serat tersebut dibagi menjadi tiga jenis: serat terkonjugasi berongga, padat, dan fungsi khusus.
Saat ini perseroan mengelola 5 pabrik, yang berlokasi di Tangerang, Mojokerto, Karanganyar, Salatiga, dan Palembang. Pabrik ini memiliki total kapasitas 37.400 ton berbagai serat. (konrad)
