back to top
Kamis, Januari 22, 2026
24.8 C
Jakarta

Grup Sinar Mas (OKI Pulp & Paper) Tawarkan Obligasi dan Sukuk Rp3,9 Triliun, Ini Jadwal Lengkapnya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT OKI Pulp & Paper Mills melakukan Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) II Tahap IV Tahun 2026. Target dana yang dihimpun mencapai Rp3,9 triliun.

Berdasarkan prospektus ringkas yang terbit Rabu (21/1), emiten grup Sinar Mas ini menawarkan Obligasi Berkelanjutan II Tahap IV senilai Rp2,43 triliun. Pada saat yang sama, perseroan juga menerbitkan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan II Tahap IV sebesar Rp1,5 triliun.

Direktur PT OKI Pulp & Paper Mills, Arman Dwiartono, menyebut penerbitan ini bagian dari program PUB II. Target total dana program tersebut mencapai Rp12 triliun untuk obligasi dan Rp5,5 triliun untuk sukuk.

“Seluruh dana hasil penawaran umum obligasi, setelah dikurangi biaya emisi, akan digunakan untuk pembayaran sebagian utang serta modal kerja perusahaan,” ujar Arman dalam dokumen informasi tambahan, dikutip Kamis (22/1/2026).

Obligasi ini terdiri atas tiga seri. Seri A bertenor 5 tahun dengan bunga 7,25% per tahun. Seri B bertenor 7 tahun dengan bunga 7,75% per tahun. Seri C bertenor 10 tahun dengan bunga 8,00% per tahun.

Dana obligasi sekitar Rp1,55 triliun dialokasikan untuk membayar angsuran pokok dan bunga pinjaman bank. Sisanya dipakai untuk pembelian bahan baku, bahan pembantu produksi, energi, bahan bakar, serta biaya overhead.

Dana sukuk mudharabah sekitar Rp750 miliar digunakan untuk melunasi kewajiban utang. Sisa dana dipakai untuk kegiatan produksi dan modal kerja yang sesuai prinsip syariah.

PT Pemeringkat Efek Indonesia(Pefindo) memberi peringkat idA+ untuk obligasi ini. PT Kredit Rating Indonesia (KRI) menyematkan peringkat irAA-. Untuk sukuk mudharabah, Pefindo memberi peringkat idA+(sy) dan KRI memberi peringkat irAA-.

Kinerja keuangan perseroan tercatat solid. Hingga 30 September 2025, penjualan neto mencapai USD1,25 miliar atau setara Rp19,5 triliun. Laba neto periode berjalan tercatat USD345,2 juta.

Masa penawaran umum dijadwalkan pada 2–3 Februari 2026. Penjatahan efek berlangsung 4 Februari 2026. Distribusi elektronik melalui KSEI dilakukan 6 Februari 2026. Pencatatan di Bursa Efek Indonesia dijadwalkan 9 Februari 2026.

Perusahaan menunjuk 10 sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi. Mereka adalah Aldiracita Sekuritas, BCA Sekuritas, BNI Sekuritas, Indo Premier Sekuritas, KB Valbury Sekuritas, Korea Investment and Sekuritas Indonesia, Mandiri Sekuritas, Maybank Sekuritas, Sucor Sekuritas, dan Trimegah Sekuritas. PT Bank KB Indonesia Tbk bertindak sebagai wali amanat.

- Advertisement -

Artikel Terkait

KEEN Kantongi Kontrak PLTS dari PLN Senilai USD 25 Juta, Siap Tambah Pendapatan Tahunan

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Kencana Energi Lestari Tbk (KEEN)...

Agung Podomoro Land (APLN) Jual Mall Deli Park Medan Rp2,44 Triliun, Duitnya Buat Apa?

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN)...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Populer 7 Hari

Berita Terbaru