STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Tripar Multivision Plus Tbk (RAAM) menjalin kerja sama strategis dengan PT Folago Global Nusantara Tbk (IRSX). Melalui unit film masing-masing, yakni MVP Pictures dan Folago Pictures, keduanya sepakat melakukan investasi bersama (co-investment).
Kerja sama ini tertuang dalam nota kesepahaman (MoU) untuk mendanai sekitar empat proyek film layar lebar. Ram Jethmal Punjabi, Komisaris Utama RAAM, menyambut baik kolaborasi tersebut. Ia mengungkapkan MVP Pictures tengah menggarap empat judul film yang akan beredar tahun ini.
“Sekarang saya akan kerjakan 4 film yang akan beredar di tahun ini. Dan setelah itu saya akan presentasikan konsep baru. Supaya ini tahun bisa kurang lebih 10 judul film,” ujar sosok yang akrab disapa Ram Punjabi tersebut, ditemui usai menandatangani Memorandum of Understanding (MOU) dengan IRSX, di Jakarta, Kamis (22/1/2026).
Langkah ini merupakan sejarah baru bagi karier Ram Punjabi. Selama 55 tahun berkarier, ini merupakan pertama kalinya ia merasa perlu menggandeng mitra di luar lingkungan internal perusahaan. Menurutnya, industri film tidak mungkin dikerjakan sendirian karena membutuhkan kerja sama tim yang solid.
Ram Punjabi melihat potensi pasar film Indonesia masih sangat luas. Dari total 280 juta penduduk, penonton aktif saat ini baru mencapai angka 10 juta orang. Celah besar inilah yang ingin diserap melalui ekosistem bersama Folago.
“Saya yakin industri, penduduk kita itu 280 juta. Yang paling banyak nonton itu baru 10 juta. Berarti masih ada celah dan peluang yang harus bisa kita serap itu,” kata Ram Punjabi memberikan analisanya.
Ia memprediksi jumlah penonton film nasional akan melesat hingga 160 juta orang pada tahun depan. Angka ini naik signifikan dibandingkan capaian tahun ini yang diperkirakan berkisar 80 juta penonton. Ram Punjabi optimis industri film Indonesia tidak hanya tumbuh dua kali lipat, namun juga mampu menguasai pasar Asia.
Faktor pendorong utama kenaikan ini adalah kematangan tenaga kreatif dalam negeri. Ram Punjabi menilai para kreator saat ini sudah mampu memberikan hasil terbaik bagi penonton.
“Faktornya itu, tenaga kreatif kita sudah lebih dewasa. Sudah lebih mendapatkan dan memberikan yang terbaik untuk penonton kita. Itu yang jadi satu kunci kekuatan kenapa penontonnya tambah,” ucapnya.
Selain kualitas konten, ketersediaan layar bioskop menjadi kunci penting. Untuk mencapai target 200 juta penonton, RAAM melalui Platinum Cinema akan terus menambah jumlah layar di berbagai lokasi.
Mengenai nilai investasi, setiap proyek film memiliki angka yang bervariasi. Nilai investasi rata-rata berada di kisaran Rp12 miliar hingga Rp15 miliar per judul film. Bahkan, MVP Pictures tengah menyiapkan satu proyek film spesial dengan biaya mencapai Rp30 miliar.
“Kalau investasinya macam-macam. Ada yang Rp12 miliar, ada yang Rp15 miliar. Tapi tingkat paling tinggi itu Rp15 miliar. Saya juga ada proyek yang saya belum bisa jelaskan. Itu tentang tenaga ataupun yang sudah memimpin kita. Dan film itu akan makan biaya kurang lebih Rp30 miliar,” jelas Ram Punjabi.
Empat film awal hasil kerja sama dengan Folago akan mengusung genre horor, aksi, dan komedi. Ram Punjabi menyebut genre tersebut masih menjadi primadona dan paling dibutuhkan pasar saat ini.
Ia juga memberikan apresiasi tinggi kepada Subioto Jingga, Direktur Utama IRSX. Ia menilai tim Folago sangat cekatan dalam mengambil keputusan bisnis.
“Saya salut pada Pak Subi. Beliau kalau ambil keputusan itu tidak bertele-tele. Karena dia tahu dan juga kelebihan beliau itu, dia bisa serap dana dari masyarakat tingkat Rp3,7 triliun. Untuk industri film itu angka tidak kecil,” tuturnya.
Melalui pendekatan co-investment yang ringan aset (asset-light), IRSX sendiri menargetkan pertumbuhan pendapatan hingga 200%. Kerja sama ini diharapkan mampu menciptakan struktur bisnis konten jangka menengah yang lebih berkelanjutan bagi kedua belah pihak.
