STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Iwan Hadiantoro, Direktur PT United Tractors Tbk (UNTR), menambah porsi kepemilikan sahamnya. Ia memborong 40.000 lembar saham UNTR saat harga saham emiten alat berat ini sedang mengalami tekanan.
Transaksi pembelian dilakukan pada Rabu (21/1/2026). Iwan membeli saham di harga Rp27.250 per lembar. Total dana yang dikucurkan Direktur UNTR ini mencapai Rp1,09 miliar.
Berdasarkan data pasar, pergerakan harga UNTR pada 21 Januari 2026 ditutup memerah di level 27.200. Angka ini menunjukkan penurunan signifikan sebesar 14,93% dalam sehari. Nilai transaksi UNTR mencapai sekitar Rp1,27 triliun. Volume perdagangan tercatat 46,19 juta saham. Frekuensi transaksi mencapai 36.918 kali. Sepanjang pekan tersebut, harga saham anak usaha Grup Astra ini terkoreksi 12,16%.
Pada penutupan perdagangan Jumat (23/1/2026), UNTR parkir di level 27.275. Harga tersebut turun 0,64% dibandingkan hari sebelumnya. Dalam 10 hari terakhir, UNTR menguat Rp3.475 atau 11,46%. Namun, dalam delapan hari terakhir, saham ini terkoreksi Rp6.000 atau 18,96%. Secara kumulatif, harga saham UNTR mencatatkan penurunan 7,54% sejak awal tahun (YTD).
Tujuan transaksi yang dilakukan Iwan adalah untuk investasi dengan status kepemilikan langsung. Sebelum aksi beli ini, Iwan mengantongi 168.100 unit saham. Kini, koleksi sahamnya bertambah menjadi 208.100 unit. Meskipun jumlah saham meningkat, hak suara Iwan tetap berada di angka 0,00%.
