STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Manajemen PT Pool Advista Finance Tbk (POLA) dalam public expose insidentil di Jakarta, Jumat (23/1/2026) menyampaikan bahwa permasalahan Gedung Kantor POLA saat ini masih dalam proses hukum.
“Permasalahan Gedung Kantor POLA masih dalam proses hukum untuk mempertahankan hak kepemilikan Perseroan sebagai Pihak Ketiga yang beritikad baik atas Gedung Kantor yang dirampas oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) RI terkait tindak pidana pihak lain,” ungkap manajemen POLA.
Adapun rencana Perseroan di tahun 2026 ini, antara lain, tetap menjaga kualitas pembiayaan yang diberikan, meningkatkan pembiayaan baru yang berkualitas,menyelesaikan pembiayaan bermasalah secepatnya, dan melakukan monitoring secara aktif dan pasif terhadap pembiayaan yang ada.
Terkait kinerja POLA per September 2025, manajemen POLA menjelaskan, pendapatan usaha Perseroan mencapai Rp33,935 miliar. Perseroan mencatat laba operasional dan laba bersih periode berjalan masing-masing Rp3,264 miliar dan Rp5,5987 miliar. Pencapian laba bersih ini berasal antara lain dari pendapatan lainnya sebesar Rp3,506 miliar per September 2025.
Sementara itu total aset Perseroan per September 2025 tercatat Rp221,304 miliar. Adapun jumlah liabilitas dan ekuitas Perseroan masing-masing sebesar Rp7,493 miliar dan Rp213,810 miliar per 30 September 2025.
Sementra itu total pembiayaan Perseroan per September 2025 mencapai Rp121,565 miliar. Ini terdiri dari pembiayaan syarian sebesar Rp54,536 miliar dan pembiayaan konvensonal sebesar Rp67,029 miliar.
Adapun total pembiayaan Perseroan di tahun 2024 mencapai Rp133,249 miliar. Ini berasal dari pembiayaan syarian dan kovensional masing-masing sebesar Rp86,431 miliar dan Rp46,818 miliar.
