STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Asuransi Multi Artha Guna Tbk (AMAG) berencana melakukan pembelian kembali (buyback) saham perusahaan. Langkah ini diambil Manajemen di tengah kondisi pasar yang berfluktuasi secara signifikan.
Manajemen AMAG telah menyiapkan dana maksimal sebesar Rp90,15 miliar untuk aksi korporasi tersebut. Dana ini sudah termasuk biaya transaksi, komisi broker, serta biaya lainnya.
Perusahaan menargetkan jumlah saham yang akan dibeli kembali sebanyak-banyaknya 237.194.064 lembar saham. Adapun harga maksimal pembelian dipatok sebesar Rp420 per saham.
Pelaksanaan buyback dijadwalkan berlangsung mulai 26 Januari 2026 sampai dengan 26 April 2026. Perusahaan menunjuk PT CGS International Sekuritas Indonesia sebagai anggota bursa yang akan melakukan transaksi tersebut.
Direktur AMAG, Peggy Wystan, menyampaikan penurunan kas untuk pendanaan buyback tidak akan mengganggu operasional perusahaan. Modal kerja saat ini dinilai masih sangat cukup untuk menjalankan kegiatan usaha.
“Perseroan menilai penurunan kas yang akan digunakan sebagai sumber pendanaan untuk pelaksanaan pembelian kembali saham Perseroan tidak akan mempengaruhi kegiatan usaha dan operasional Perseroan, terutama dalam melaksanakan kewajiban Perseroan kepada Tertanggung mengingat Perseroan telah memiliki modal kerja yang cukup untuk menjalankan kegiatan usaha dan operasionalnya,” tulis Peggy dalam laporan keterbukaan informasi, dikutip Sabtu (24/1/2026).
Peggy menambahkan, aksi buyback ini diharapkan dapat menjaga stabilitas harga saham AMAG di masa mendatang. Hal tersebut diprediksi akan memberikan dampak positif bagi seluruh pemegang saham perusahaan.
Hingga 31 Desember 2024, laba per saham AMAG tercatat sebesar Rp46,15. Setelah pelaksanaan buyback, laba per saham diperkirakan akan menyesuaikan menjadi Rp34,74.
Presiden Direktur AMAG, Pankaj Oberoi, turut menandatangani keterbukaan informasi ini. Manajemen menegaskan buyback tidak akan melebihi 20% dari jumlah modal disetor, dengan menjaga saham yang beredar di masyarakat (free float) minimal sebesar 7,5%.
Harga Saham
Saham AMAG ditutup menguat pada perdagangan Kamis, 23 Januari 2026. Harga terakhir berada di Rp410 per saham. Saham AMAG naik Rp2 atau 0,49% dibanding penutupan sebelumnya di Rp408 pada Rabu, 22 Januari 2026.
Pada pembukaan perdagangan, saham ini dibuka di Rp414. Harga tertinggi hari itu juga menyentuh Rp414. Harga terendah turun ke Rp404. Total volume transaksi tercatat 36.300 saham.
Dalam periode tahun berjalan, harga tertinggi saham AMAG berada di Rp428 pada 5 Januari 2026. Harga terendah tercatat di Rp396 pada 2 Januari 2026. Dalam 52 minggu terakhir, saham ini bergerak di kisaran Rp308 hingga Rp440.
Nilai kapitalisasi pasar saham AMAG mencapai sekitar Rp2,05 triliun.
