back to top
Senin, Januari 26, 2026
27.8 C
Jakarta

Bidik Pertumbuhan di 2026, MMIX Jadikan Segmen Baby Care Mesin Pertumbuhan Utama

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Multi Medika Internasional Tbk (MMIX) tancap gas memasuki tahun 2026. Perseroan menetapkan segmen baby care sebagai mesin pertumbuhan utama atau growth engine.

Langkah ini dibarengi dengan diversifikasi produk secara selektif. MMIX bakal fokus pada kategori personal care dan adult care.

Segmen Mom & Baby diproyeksikan menyumbang 40%–50% dari total pendapatan di 2026. Hal ini didukung oleh peningkatan produktivitas pabrik popok bayi dan dewasa milik Perseroan.

Selain itu, lini tisu basah dan produk hygiene diperkirakan berkontribusi 15%–20% terhadap revenue. Kesadaran konsumen terhadap kebersihan yang meningkat menjadi faktor pendorong utama sektor ini.

MMIX optimistis melihat dinamika pasar FMCG Indonesia di 2026. Sektor ini diproyeksikan tumbuh 6%–9% secara tahunan.

Segmen Baby & Child Care secara industri diperkirakan tumbuh 8%–11% menjadi USD 1,8 miliar. Sementara itu, kategori Personal Care & Beauty diprediksi tumbuh 9%–12% menjadi USD 2,5 miliar.

Perseroan menyasar generasi Gen Z dan Alpha yang kini menjadi pembeli cerdas atau smart buyer. Mereka cenderung lebih rasional dan berorientasi pada nilai produk atau value.

MMIX juga memperkuat strategi omnichannel dan dominasi kanal digital. Cara ini dilakukan agar lebih adaptif dengan pola belanja konsumen yang semakin informatif.

Mengky Mangarek, Direktur Utama MMIX menjelaskan perbedaan fokus antara merek sendiri atau house brand dan label pribadi atau private label. Hal ini berkaitan dengan kendali terhadap inovasi serta kualitas produk.

“Perbedaan utama antara house brand dan private label terletak pada tingkat kontrol dan arah strategis pengembangan produk. Pada house brand, perusahaan memiliki kendali penuh terhadap inovasi, kualitas, positioning, hingga pengelolaan brand jangka panjang, sementara private label lebih berfokus pada pemenuhan kebutuhan mitra ritel dengan spesifikasi tertentu,” jelas Mengky Mangarek, dalam keterangan resmi di Jakarta, dikutip Minggu 925/1/2026).

Melalui strategi tersebut, MMIX menargetkan pertumbuhan yang terkontrol dan berkualitas di 2026. Arah bisnis ini dibangun di atas fundamental yang solid dan komitmen kuat terhadap kualitas.

- Advertisement -

Artikel Terkait

PGEO Siap Garap Potensi Panas Bumi di Sumbar, Menang Seleksi Proyek Cubadak Panti

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO)...

Diresmikan Prabowo, SIG Pasok 115 Ribu Ton Semen ke Kilang Terbesar RI

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG)...

Fokus ke Bisnis Sawit, Austindo Nusantara (ANJ) Setop Operasional Tiga Anak Usaha

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Austindo Nusantara Jaya Tbk (ANJT)...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Populer 7 Hari

Berita Terbaru