STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Indointernet Tbk (EDGE) memperkuat struktur permodalan dua anak usahanya. Emiten penyedia jasa internet ini menyuntikkan dana total mencapai Rp283 miliar ke PT Digital Gayana Ekagrata (DGE1) dan PT Digital Gayana Ekaprana (DGE2).
Aksi korporasi tersebut telah dilaksanakan pada 22 Januari 2026. Langkah strategis ini bertujuan mendukung rencana pengembangan bisnis grup ke depan.
Berdasarkan laporan perusahaan, EDGE mengucurkan modal sebesar Rp38 miliar kepada DGE1. Sementara itu, DGE2 mendapatkan suntikan dana segar senilai Rp245 miliar.
Corporate Secretary EDGE Donauly Elena Situmorang menjelaskan penggunaan dana tersebut fokus pada investasi fisik. “Peningkatan modal pada masing-masing anak perusahaan Perseroan, PT Digital Gayana Ekagrata (“DGE1”) dan PT Digital Gayana Ekaprana (“DGE2”), untuk keperluan belanja modal,” ujarnya, dalam keterbukaan informasi, Senin (26/1/2026).
Secara struktur, transaksi ini merupakan transaksi afiliasi. Hal tersebut karena EDGE merupakan pemegang saham pengendali di kedua perusahaan terkendali itu. Porsi kepemilikan saham EDGE di DGE1 dan DGE2 mencapai 99,99%.
Meski melibatkan dana besar, nilai transaksi tidak memenuhi ambang batas material sesuai regulasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Selain itu, transaksi ini juga dikecualikan dari kewajiban tertentu karena porsi kepemilikan saham perseroan yang sangat mayoritas.
Donauly Elena Situmorang memastikan seluruh proses telah mengikuti kaidah hukum yang berlaku. Ia menjamin transparansi informasi yang disampaikan kepada publik dan regulator.
“Transaksi Afiliasi ini tidak mengandung benturan kepentingan dan semua informasi yang telah diungkapkan dalam laporan ini tidak mengandung informasi yang menyesatkan,” tegasnya.
Selain kedua entitas tersebut, laporan ini juga mencantumkan keterlibatan PT Ekagrata Data Gemilang (EDG). Perusahaan ini juga merupakan bagian dari entitas terkendali EDGE.
