STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Rizki Indrakusuma, Komisaris PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) menjual sebanyak 13.190.800 sahamnya di emiten pertambangan mineral tersebut melalui Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tanggal 26 Januari 2026.
Disebutkan dalam laporan keterbukaan informasi yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa 27 Januari 2026, tujuan Rizki Indrakusuma menjual saham ARCI senilai Rp26,77 miliar adalah diversifikasi portofolio investasi.
Rizki Indrakusuma menjual saham ARCI pada kisaran harga Rp2.030 per lembar. Setelah penjualan ini, kepemilikan Rizki Indrakusuma atas saham ARCI turun jadi 12.009.200 (0,0475%), dari sebelumnya 25.200.000 unit (0,0998%) saham.
Pada perdagangan di Bursa Efek Indonesia, Selasa 27 Januari 2026, saham ARCI ditutup dit Rp1.985 per unit, turun 2,22% dibanding penutupan sehari sebelumnya di Rp2.030 per unit. Selama sepekan, harga saham ARCI telah turun 2,21%, yakni dari posisi Rp2.030 per unit menjadi Rp1.9854 per unit. Jika dibandingkan antara harga 29 Desember 2025 di Rp1.715 per unit terhadap penutupan hari ini, maka saham emiten pertambangan mineral tersebut telah naik 15,74%.
Seperti diketahui, PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) merupakan perusahaan induk di bidang pertambangan mineral, seperti emas dan perak. Perusahaan tersebut berkantor pusat di Jakarta dan merupakan salah satu produsen emas terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara. (konrad)
