back to top
Selasa, Januari 27, 2026
28.1 C
Jakarta

Sempat Disuspensi karena Lonjakan Harga, Dua Saham Ini Bisa Diperdagangkan Lagi Besok 

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi mencabut penghentian sementara perdagangan (suspensi) dua emiten. Saham tersebut adalah PT Lima Dua Lima Tiga Tbk (LUCY) dan PT Berkah Prima Perkasa Tbk (BLUE). Investor bisa kembali melakukan transaksi kedua saham ini mulai Rabu, 28 Januari 2026.

Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Yulianto Aji Sadono mengumumkan keputusan ini melalui keterbukaan informasi. Pembukaan suspensi berlaku di Pasar Reguler maupun Pasar Tunai mulai sesi I. Langkah ini diambil setelah melalui proses penilaian tertentu oleh Otoritas Bursa.

Sebelumnya, saham LUCY terkena suspensi sejak sesi I tanggal 9 Januari 2026. Otoritas mengambil tindakan tersebut karena terjadi peningkatan harga kumulatif yang signifikan. Penghentian perdagangan dilakukan sebagai bentuk perlindungan bagi para investor.

Sementara itu, saham BLUE baru saja menjalani suspensi pada 27 Januari 2026. Bursa merasa perlu melakukan penghentian perdagangan dalam rangka cooling down. Tujuannya memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan setiap pengambilan keputusan investasi.

“suspensi atas perdagangan saham di Pasar Reguler dan Pasar Tunai dibuka kembali mulai sesi I tanggal 28 Januari 2026,” ujar Yulianto, dalam keterbukaan informasi, Selasa (27/1/2026)

Harga Saham

Pada perdagangan terakhir sebelum suspensi, Kamis (8/1/2026), saham LUCY ditutup menguat 9,87% ke level Rp835. Harga ini naik sebesar Rp75 per saham. Kapitalisasi pasar LUCY tercatat mencapai Rp1,26 triliun. Harga terendah saham ini sepanjang tahun berjalan berada di posisi Rp580.

Saham BLUE mengakhiri perdagangan di posisi Rp6.175 per saham pada Senin (26/1/2026). Angka ini melonjak 6,93% atau naik Rp400 dari penutupan sebelumnya. Volume transaksi tercatat sebesar 2,29 juta saham. Hingga saat ini, kapitalisasi pasar BLUE mencapai sekitar Rp2,58 triliun.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Kurangi Porsi Kepemilikan, Investor Asal Singapura Divestasi 0,17% Saham LUCK

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Serial System International, Pte, Ltd, investor sekaligus...

Komisaris ARCI Divestasi 13.190.800 Lembar Saham Perusahaan, Dapat Cuan Rp26,77 Miliar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Rizki Indrakusuma, Komisaris PT Archi Indonesia Tbk...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Populer 7 Hari

Berita Terbaru