STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) diprediksi masih punya tenaga melaju di zona hijau pada perdagangan Rabu (28/1/2026). Pergerakan indeks hari ini akan menguji ketahanannya untuk terus mendaki.
Fanny Suherman, CFP®, Head of Retail Research BNI Sekuritas, memberikan pandangannya terkait arah pasar. Ia menilai indeks tetap memiliki peluang mempertahankan tren positif.
“IHSG berpotensi melanjutkan penguatan hari ini jika kuat bertahan di support 8.900,” ujar Fanny dalam risetnya hari ini.
Pada penutupan perdagangan Selasa (27/1/2026), IHSG parkir di level 8.980,230. Angka ini naik 4,895 poin atau menguat tipis 0,05% dibanding penutupan hari sebelumnya di level 8.976,334. Saat pembukaan perdagangan kemarin, indeks sempat melemah ke posisi 8.974,565.
Penguatan IHSG kemarin dibarengi aksi jual bersih (net sell) oleh investor asing. Total nilai jual bersih asing mencapai sekitar 1,65 triliun.
Sejumlah saham papan atas menjadi sasaran jual para pemodal luar negeri. Saham-saham tersebut meliputi BBCA, ANTM, BMRI, BUMI, hingga ADRO.
Untuk perdagangan hari ini, BNI Sekuritas menetapkan rentang batas bawah (support) IHSG pada level 8.900-8.940. Sementara itu, titik hambat atau batas atas (resistance) diperkirakan berada di posisi 9.000-9.050.
Fanny juga membagikan beberapa ide perdagangan saham yang menarik untuk dicermati. “Trading idea hari ini: ELSA, BKSL, HRTA, LPCK, LPKR, dan ASLI,” tuturnya.
Berikut rincian rekomendasi trading lengkapnya:
1. ELSA – Spec Buy
-
Area beli: 630 – 650
-
Cut loss: di bawah 630
-
Target dekat: 670 – 700
2. BKSL – Buy on Weakness
-
Area beli: 175 – 177
-
Cut loss: di bawah 170
-
Target dekat: 184 – 192
3. HRTA – Spec Buy
-
Area beli: 2.380 – 2.410
-
Cut loss: di bawah 2.320
-
Target dekat: 2.500 – 2.560
4. LPCK – Spec Buy
-
Area beli: 875
-
Cut loss: di bawah 855
-
Target dekat: 895 – 920
5. LPKR – Spec Buy
-
Area beli: 108 – 110
-
Cut loss: di bawah 106
-
Target dekat: 112 – 120
6. ASLI – Buy on Weakness
-
Area beli: 515 – 535
-
Cut loss: di bawah 510
-
Target dekat: 550 – 570
Disclaimer: Artikel ini disajikan sebagai informasi. Isinya tidak dimaksudkan untuk mengajak pembaca membeli atau menjual saham. Seluruh pandangan dan rekomendasi bersumber dari analis sekuritas. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab investor. Lakukan riset secara mandiri sebelum menentukan pilihan investasi.
