STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah di level 8.393,514 pada awal perdagangan saham, Rabu (28/1/2026). Hingga pukul 09.33 WIB, IHSG terpantau di level 8.524,356, melemah 455,874 poin atau ambruk 5,35% dari penutupan Selasa (27/1/2026) di level 8.980,230.
Pada Selasa (27/1/2026), MSCI siap mengumumkan hasil konsultasi terkait Free Float Saham Indonesia. Menurut tim analis Stockbit Sekuritas, MSCI akan menerapkan perlakuan sementara untuk pasar Indonesia dengan membekukan sejumlah perubahan terkait indeks review (termasuk indeks review Februari 2026), yaitu pembekuan seluruh kenaikan Foreign Inclusion Factor (FIF) dan Number of Shares (NOS). Pembekuan penambahan konstituen ke dalam MSCI Investable Market Indexes (IMI). Pembekuan perpindahan naik antar–indeks segmen ukuran, termasuk dari Small Cap ke Standard.
MSCI menjelaskan bahwa perlakuan tersebut dimaksudkan untuk mengurangi index turnover dan risiko kelayakan investasi (investability), sembari memberi waktu bagi otoritas pasar terkait untuk menghadirkan perbaikan transparansi.
Menurut data RTI Business, penurunan IHSG dipicu oleh melemahnya harga sejumlah saham, di antaranya harga saham BBCA turun 3% jadi Rp7.275 per saham. TLKM turun 5,58% jadi Rp3.720, UNVR tertekan 3,64% jadi Rp1.985, BMRI turun 2,91% jadi Rp4.670, BBRI tertekan 2,88% jadi Rp3.710, BUMI turun 14,53% jadi Rp294, dan AMMN turun 7,37% ke harga Rp7.225 per saham.
Sedangkan harga saham ASII naik 1,59% jadi Rp6.400 per saham. KAQI naik 26,25% jadi Rp101, STAR naik 24% jadi Rp775, WAPO naik 21,28% jadi Rp228, dan BALI naik 21% jadi Rp1.700 per saham.
Hingga pukul 09.45 WIB, terpantau sebanyak 22,399 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 1.400.414, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp16,423 triliun. Tercatat sebanyak 642 saham turun, sebanyak 41 saham naik dan sebanyak 30 saham tetap tidak berubah.
Sementara itu, mayoritas indeks bursa Asia pada Rabu (28/1/2026) pagi bervariasi. Indeks Hang Seng dan Shanghai naik masing-masing 1,55% dan 0,29%. Sedangkan indeks Nikkei 225 dan Straits Times turun masing-masing 0,57% dan 0,58%.
