back to top

Ashmore Management (AMOR) Akhiri Buyback Saham Lebih Dini di BEI, Mengapa

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Manajamen  PT Ashmore Asset Management Indonesia Tbk (AMOR)  mengumumkan, Perseroan telah mengakhiri pembelian kembali saham atau buyback di BEI. Pengakhiran buyback ini lebih cepat dari rencana semula, tanggal 19 Februari 2026.

Manajemen AMOR dalam keterbukaan informasi, Rabu 28 Januari 2026 tidak menjelaskan, alasan  pengakhiran dini atas buyback saham tersebut.  Yang diungkapkan hanya, jangka waktu buyback dimulai pada 22 Mei 2025 yang diperpanjang sampai dengan 19 Februari 2026, namun dapat berakhir sebelum batas waktu jika buyback telah selesai.

Sementara selama periode buyback saham di Bursa Efek Indonesia, perseroan telah melakukan pembelian kembali sebanyak 10.616.800 lembar saham AMOR dengan nilai keseluruhan sebesar Rp4,499 miliar.

Manajemen AMOR menegaskan, penghentian pembelian kembali saham (buyback) tidak berdampak material atas kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha Perseroan.

Sebelumnya, manajemen mengungkapkan, pelaksanaan pembelian kembali saham atau buyback AMOR mulai dilakukan Perseroan pada periode 23 Mei – 22 Agustus 2025. Kemudian diperpanjang pada periode 25 Agustus – 20 November 2025 dan selanjutnya diperpanjang kembali pada periode 21 November 2025 –19 Februari 2026.

“Perseroan selanjutnya secara bertahap akan melaksanakan pengalihan saham hasil Buyback sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” tulis Manajemen AMOR dalam laporannya.

Seperti diketahui, pembelian kembali saham Perseroan tersebut dilaksanakan dengan mengacu kepada ketentuan yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 30/POJK.04/2017 tentang Pembelian Kembali Saham yang Dikeluarkan oleh Perusahaan Terbuka (“POJK 30/2017”), serta Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 2/POJK.04/2013 tentang Pembelian Kembali Saham Yang Dikeluarkan Oleh Emiten Atau Perusahaan Publik Dalam Kondisi Pasar Yang Berfluktuasi Secara Signifikan (“POJK 2/2013”). (konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

IHSG Ambruk 8% Hingga Kena Trading Halt, Menkeu Purbaya Bilang Tak Usah Takut!

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami...

Usai Trading Halt Akibat IHSG Jatuh 8%, Perdagangan Saham di BEI Dilanjutkan

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Hari ini, Rabu, 28 Januari 2026,...

BEI Jawab Kekhawatiran MSCI, Komitmen Perkuat Transparansi dan Kredibilitas Pasar Modal

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bereaksi...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Populer 7 Hari

Berita Terbaru