STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Hoo Anton Siswanto, Presiden Direktur sekaligus pemegang saham pengendali PT Esta Indonesia Tbk (NEST) memborong 16.700.000 lembar (0,48%) saham emiten produsen sarang burung wallet tersebut. Transaksi saham NEST dilakukan pengendali melalui Bursa Efek Indonesia (BEI), pada tanggal 27 Januari 2026.
Harga per lembar saham NEST sebesar Rp410 sehingga Hoo Anton Siswanto selaku pengendali harus menggelontorkan dana sebesar Rp8 miliar. Adapun status kepemilikan saham tersebut bersifat langsung.
Berdasarkan laporan keterbukaan informasi yang disampaikan, Kamis 29 Januari 2026, tujuan Hoo Anton Siswanto membeli saham NEST adalah menambah investasi jangka panjang atas emiten produsen sarang burung walet tersebut.
Sebelum transaksi, kepemilikan Hoo Anton Siswanto atas saham NEST sebanyak 3.290.546.700 unit atau setara 80,01% saham. Adapun setelah transaksi tanggal 27 Januari 2026, jumlah saham NEST yang dimiliki pengendali meningkat menjadi 3.310.246.700 unit atau sekitar 80,49% dari saham disetor Perseroan.
Hingga pukul 14.03 WIB perdagangan di Bursa Efek Indonesia, Kamis 29 Januari 2026, saham NEST tercatat naik 4,96% menjadi Rp420 per unit dibanding penutupan sehari sebelumnya. Selama sepekan perdagangan, harga saham NEST telah meningkat 3,59%, dari posisi Rp390 per saham menjadi Rp404 per saham.
Sekedar informasi, PT Esta Indonesia Tbk (NEST) adalah perusahaan keluarga yang didirikan pada tahun 2000. Perusahaan ini memproduksi berbagai produk berbahan sarang burung walet, yang merupakan sarang burung yang memiliki manfaat untuk kecantikan dan kesehatan.
Perusahaan memiliki pabrik yang beroperasi di Semarang, Jawa Tengah dan mendistribusikan barang-barang hasil produksinya ke pasar domestik dan luar negeri, serta memiliki sembilan rumah burung walet di Indonesia. (konrad)
