back to top

Meski Masih Terkoreksi 1,06% ke 8.232,201, IHSG Perlahan Mulai Pulih

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Dibuka melemah di level 8.027,828, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan saham, Kamis (29/1/2026) ditutup di level 8.232,201, melemah 88,354 poin atau turun 1,06% dari penutupan Rabu (28/1/2026) di level 8.320,556.

Pergerakan IHSG hari ini tampak perlahan mulai pulih jika dibandingkan sehari sebelumnya, Rabu (28/1/2026) yang  ambruk 659,673 poin atau anjlok 7,35%. IHSG hari ini sempat turun ke level terendah harian di 7.481,988.

Menurut data RTI Business, turunnya IHSG hari ini dipicu oleh anjloknya harga saham 521 emiten. Sementara harga saham 214 emiten ditutup naik dan 73 saham emiten tidak mengalami perubahan harga pada Kamis (29/1/2026).

Emiten yang harga sahamnya ditutup turun pada Kamis ini, antara lain, TLKM turun 0,58% jadi Rp3.450 per saham. UNVR turun 6,06% jadi Rp1.860,BUMI tertekan 14,97% jadi Rp250, DEWA turun 7,89% jadi Rp525, BBNI turun 0,45% jadi Rp4.420, BRPT turun 4,35% jadi Rp2.200, dan RAJA turun 3,49% ke harga Rp4.430 per saham.

Sedangkan harga saham ASII naik 4,86% jadi Rp6.475 per saham. GOTO naik 5% jadi Rp63, CUAN naik 18,59% jadi Rp1.850, BBRI naik 5,29% jadi Rp3.780, PTRO naik 2,74% jadi Rp7.500, BMRI naik 1,54% jadi Rp4.630, dan BBCA naik 0,49% ke harga Rp7.200 per saham.

Total volume perdagangan saham di BEI Kamis (29/1/2026) mencapai 99,109 miliar lembar saham senilai Rp68,178 triliun dengan frekuansi transaksi sebanyak 4.934.519 kali. Nilai transaksi Kamis (29/1/2026) ini meningkat dibandingkan Rabu (28/1/2026) yang mencapai Rp45,502 triliun.

Adapun kapitalisasi pasar pada Kamis (29/1/2026) ini tercatat sebesar Rp14.950.696 triliun, merosot dari Rp15.121.125 triliun, Rabu (28/1/2026).

Sementara itu, mayoritas indeks bursa Asia pada Kamis (29/1/2026) ini ditutup menguat. Indeks Straits Times, Hang Seng, Nikkei 225 dan Shanghai ditutup naik masing-masing 0,42%, 0,51%, 0,10% dan 0,16%.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Ditagih MSCI, OJK Perintahkan SRO Buka-bukaan Data UBO atau ‘Pemilik Asli’ di Balik Saham”

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Pasar modal Indonesia sedang berada di...

Saat Pasar Berfluktuasi, Pengendali Jual 2,87% Saham BULL, Dapat  Untung Rp207,68 Miliar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Delta Royal Sejahtera, salah satu pemegang...

Bos BEI Temui MSCI Senin Pekan Depan, OJK Targetkan Beres Sebelum Mei 2026

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bergerak cepat...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Populer 7 Hari

Berita Terbaru