back to top

Bursa Asia Mayoritas Menghijau Saat IHSG Terpuruk, Samsung Cetak Rekor Laba

STOCKWATCH.ID (TOKYO) – Bursa saham di kawasan Asia-Pasifik mayoritas ditutup menguat pada perdagangan Kamis (30/1/2026). Para investor tetap optimis meski pasar dibayangi pergerakan fluktuatif di beberapa negara. Fokus utama pelaku pasar hari ini tertuju pada laporan laba perusahaan teknologi dan kebijakan suku bunga bank sentral.

Mengutip CNBC International, indeks Kospi Korea Selatan memimpin kenaikan dengan menguat 0,98% ke posisi 5.221,25. Indeks Kosdaq yang mencakup saham berkapitalisasi kecil melonjak lebih tinggi sebesar 2,73% ke level 1.164,41. Penguatan ini terjadi di tengah tingginya permintaan server kecerdasan buatan (AI).

Saham raksasa teknologi Samsung Electronics sempat melesat 2,58% pada pembukaan pasar. Namun, harga sahamnya berbalik arah dan ditutup melemah 1,05%. Padahal, Samsung melaporkan lonjakan laba kuartal keempat hingga tiga kali lipat dan mencetak rekor baru akibat kelangkaan chip memori.

Investor terus memantau perkembangan pasar modal Indonesia yang sedang mengalami tekanan hebat. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sempat anjlok lebih dari 8% pada Rabu kemarin. Hal tersebut terjadi usai MSCI memberikan peringatan terkait potensi penurunan status Indonesia menjadi pasar perbatasan (frontier-market).

Perdagangan di Bursa Efek Indonesia sempat dihentikan sementara setelah indeks jatuh 8% pada Kamis ini. IHSG kemudian berhasil memangkas kerugian dan terakhir diperdagangkan turun 1,2%. Sementara itu, nilai tukar Rupiah melemah tipis ke level 16.778 per USD.

Goldman Sachs menurunkan peringkat investasi Indonesia menjadi underweight. Mereka memprediksi adanya potensi penjualan pasif lebih lanjut oleh investor di masa mendatang. Strategis bank investasi tersebut menilai perkembangan ini sebagai “beban yang akan menghambat kinerja pasar.”

Bursa Jepang berhasil bangkit dari zona merah dan ditutup sedikit di atas garis datar pada posisi 53.358,71. Indeks Topix yang memiliki cakupan lebih luas juga ikut menguat 0,28% ke level 3.545,3.

Pasar saham China dan Hong Kong kompak berakhir di zona hijau. Indeks Hang Seng naik 0,41% meskipun perdagangan berlangsung cukup fluktuatif. Indeks CSI 300 di China daratan juga menguat 0,76% ke posisi 4.753,87.

Bank sentral Singapura memutuskan untuk tidak mengubah kebijakan moneternya hari ini. Indeks Straits Times (STI) merangkak naik tipis 0,24%. Sebaliknya, bursa Australia dengan indeks S&P/ASX 200 turun 0,07% ke posisi 8.927,5.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Microsoft Anjlok 10%, S&P 500 Tergelincir di Tengah Tekanan Sektor Software

STOCKWATCH.ID (NEW YORK) – Bursa saham Amerika Serikat atau...

Badai Laporan Keuangan Tekan Bursa Eropa, Saham SAP Anjlok 16%

STOCKWATCH.ID (LONDON) – Bursa saham Eropa ditutup melemah pada...

S&P 500 Cetak Rekor Tertinggi 7.000, Wall Street Ditutup Bervariasi Usai Keputusan The Fed

STOCKWATCH.ID (NEW YORK) – Bursa saham Amerika Serikat atau...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Populer 7 Hari

Berita Terbaru