back to top

Abadi Nusantara Hijau Investama (PACK) Kucurkan Dana Triliunan Rupiah ke Anak Usaha, Ini Rinciannya

STOCKWATCH.ID, Jakarta – PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk (ANHI) melakukan transaksi material berupa penyaluran dana kepada dua entitas anaknya. Aliran dana ini masuk ke kantong PT Adhi Prakarsa Raya (APR) dan PT Sumber Cahaya Raya (SCR).

Langkah strategis ini meliputi pemberian pinjaman serta penyetoran modal. ANHI memberikan pinjaman kepada APR senilai USD 70,056 juta. Sedangkan SCR mendapatkan fasilitas pinjaman sebesar USD 48,090 juta.

Selain pinjaman, emiten dengan kode perdagangan saham PACK ini menyuntikkan modal tambahan dalam jumlah besar. Modal dasar APR melonjak dari Rp50 juta menjadi Rp2 triliun. Modal ditempatkan dan disetor APR juga meningkat menjadi Rp503,012 miliar.

Kondisi serupa terjadi pada SCR. Modal dasar anak usaha ini naik dari Rp50 juta menjadi Rp1 triliun. Adapun modal ditempatkan dan disetor SCR kini tercatat sebesar Rp345,308 miliar 

Manajemen menjelaskan tujuan utama dari transaksi ini. Penyaluran modal tersebut berkaitan erat dengan rencana ekspansi bisnis di sektor pertambangan.

“Transaksi Penyaluran Dana dilakukan dalam rangka penyaluran dana hasil PMHMETD I yang telah dilaksanakan oleh Perseroan untuk keperluan pembayaran pembelian saham pada PT Konutara Sejati dan PT Karyatama Konawe Utara oleh APR dan SCR,” tulis manajemen ANHI dalam keterbukaan informasi, Kamis (29/1/2026).

Nilai transaksi ini tergolong material karena lebih dari 20% ekuitas perseroan. Berdasarkan laporan keuangan audited per 30 September 2025, ekuitas ANHI berada di angka Rp85,014 miliar. Karena nilai transaksi melebihi angka tersebut, Perseroan wajib melakukan keterbukaan informasi kepada publik.

Hubungan antara ANHI dengan APR dan SCR merupakan transaksi afiliasi. Perseroan menguasai 99,998% saham di kedua perusahaan tersebut. Meskipun bersifat material dan terafiliasi, Perseroan tidak wajib menggunakan penilai independen. Hal ini dikarenakan kepemilikan saham Perseroan pada APR dan SCR mencapai lebih dari 99%.

“Transaksi Penyaluran Dana merupakan transaksi material dikarenakan nilai Transaksi Penyaluran Dana adalah lebih dari 20% dari ekuitas Perseroan,” tulis manajemen dalam dokumen keterbukaan informasi tersebut.

Perseroan juga tidak memerlukan persetujuan dari Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Pihak manajemen menilai transaksi dengan pihak afiliasi ini jauh lebih efektif dan efisien. Koordinasi dalam satu grup perusahaan membuat proses komunikasi menjadi lebih mudah.

Direksi dan Dewan Komisaris ANHI menjamin seluruh informasi dalam keterbukaan ini sudah benar. Mereka menyatakan tidak ada informasi material yang disembunyikan. Transaksi ini juga dipastikan telah mengikuti praktik bisnis yang berlaku umum.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Produksi Pemanduan IPCM Melesat 70% di 2025, Dirut: Modal Kuat Hadapi 2026

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IPCM)...

Emiten Grup Bakrie Energi Mega Persada (ENRG) Terbitkan Obligasi Rp1,15 Triliun

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- Obligasi Berkelanjutan PT Energi Mega Persada Tbk...

Jasa Marga (JSMR) Siap Rilis Obligasi Rp2,067 Triliun, Bunga Tertinggi 6,75% per Tahun

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- Manajemen PT Jasa Marga Tbk (JSMR) berencana...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Populer 7 Hari

Berita Terbaru