STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bank OCBC NISP Tbk (NISP) membukukan laba Rp5,1 triliun (Rp220,41 per saham) pada 2025, tumbuh 4 % jika dibandingkan Rp4,86 triliun (Rp212,10 per saham) pada tahun 2024.
Menurut laporan keuangan per 31 Desember 2025 yang dipublikasikan di Jakarta, Jumat 30 Januari 2026, pendapatan bunga bersih NISP mencapai Rp10,94 triliun pada 2025, turun tipis 0,68% dari Rp11,04 triliun pada tahun 2024.
Total kredit NISP yang berhasil disalurkan pada 2025 sebesar Rp172,77 triliun, naik 1,78% dari Rp169,74 triliun pada 2024. Sementara kualitas kredit NISP tetap terjaga baik sebagaimana tercermin dari rasio NPL Gross terkendali di level 1,9%.
Adapun dana pihak ketiga (DPK) NISP tumbuh 18% menjadi Rp243,5 triliun pada tahun 2025. Ini terutama ditopang oleh pertumbuhan giro dan tabungan (CASA) sebesar 24% menjadi Rp 141,1 triliun.
Total aset NISP per 31 Desember 2025 sebesar Rp308,14 triliun, naik 9,65% dari Rp281,08 triliun per Desember 2024. Adapun jumlah liabilitas dan ekuitas Perseroan, masing-masing sebesar Rp264,28 triliun dan Rp43,85 triliun per Desember 2025. (konrad)
