STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Abdurrohim, pemilik Agen BRILink Ohim di Kemayoran, Jakarta Pusat, membuktikan keberhasilan usaha mikro di tengah padatnya aktivitas perkotaan. Ia memulai perjalanan sejak 2015 hingga kini sukses mengelola belasan cabang usaha.
Awalnya Abdurrohim hanya menjalankan usaha konter ponsel bersama istrinya. Ia kemudian bergabung menjadi mitra BRILink saat layanan ini pertama kali diluncurkan. Keputusan tersebut diambil karena ia melihat peluang besar pada layanan keuangan yang dibutuhkan masyarakat.
“Saya merasa ini pilihan yang tepat,” ujar Abdurrohim.
Ketekunannya menjaga kualitas layanan berbuah manis. Saat ini ia mengelola tujuh konter ponsel yang menyediakan aksesori, pulsa, hingga jasa servis. Seluruh gerainya terintegrasi dengan layanan utama Agen BRILink untuk memudahkan transaksi nasabah.
Interaksi harian dengan pelanggan membuka peluang baru bagi Abdurrohim. Banyak nasabah berbagi cerita mengenai kebutuhan harian mereka. Hal ini mendorongnya merambah bisnis jasa cuci pakaian atau laundry.
Berbekal dukungan pembiayaan komersial dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI), ia membuka cabang laundry secara bertahap. Kini ia telah memiliki empat cabang laundry yang juga dilengkapi layanan transaksi perbankan.
Ekspansi bisnis ini memberikan dampak sosial nyata bagi lingkungan sekitar. Abdurrohim kini mempekerjakan 21 orang karyawan untuk mendukung operasional seluruh unit usahanya. Kehadiran Agen BRILink miliknya menjadi simpul ekonomi lokal yang produktif.
“Sekarang sudah ada 21 orang yang bekerja bersama kami,” tutur Abdurrohim.
Direktur Micro BRI, Akhmad Purwakajaya, memberikan apresiasi terhadap pencapaian mitra tersebut. Ia menilai Agen BRILink memiliki peran krusial sebagai penggerak ekonomi di tingkat komunitas. Agen bukan sekadar perpanjangan tangan bank, melainkan motor pertumbuhan usaha mikro.
Pihak BRI memandang para agen memiliki potensi besar untuk tumbuh dan membuka peluang ekonomi baru di lingkungannya. Hal ini sejalan dengan visi perusahaan dalam memperkuat inklusi keuangan nasional.
“Agen BRILink bukan hanya sebagai mitra layanan perbankan,” kata Akhmad Purwakajaya.
Kebutuhan akses keuangan yang mudah tetap sangat relevan di kawasan perkotaan. BRI berkomitmen terus memperkuat peran agen sebagai bagian dari ekosistem pemberdayaan usaha mikro. Langkah ini diharapkan mampu menciptakan lebih banyak lapangan kerja baik di desa maupun di kota.***
