STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Darma Henwa Tbk (DEWA) terus merealisasikan aksi pembelian kembali (buyback) saham perseroan. Hingga 11 Februari 2026, emiten jasa pertambangan ini telah mengucurkan dana sebesar Rp819 miliar.
Anggaran tersebut digunakan untuk memborong 1,42 miliar lembar saham. Langkah ini diambil sebagai respons atas kondisi pasar yang berfluktuasi secara signifikan. Perseroan menyiapkan total dana sebesar Rp950 miliar untuk aksi korporasi ini.
Berdasarkan laporan hasil pelaksanaan buyback, transaksi terbaru dilakukan pada Rabu (11/2/2026). DEWA membeli sebanyak 230,4 juta lembar saham. Harga rata-rata pembelian pada transaksi tersebut berada di level Rp625 per saham.
Mukson Arif Rosyidi, Director & Corporate Secretary DEWA, menyampaikan aksi ini merujuk pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nomor 13 Tahun 2023. Aturan tersebut mengatur kebijakan menjaga kinerja dan stabilitas pasar modal dalam kondisi fluktuatif. Perseroan telah memulai rangkaian pembelian sejak 10 Desember 2025.
Data menunjukkan transaksi terbesar terjadi pada 6 Januari 2026. Saat itu, perseroan membeli 418,6 juta lembar saham dengan harga Rp645 per saham. Nilai transaksi pada hari itu mencapai 1,03% dari jumlah nominal saham yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Hingga saat ini, sisa biaya untuk pembelian kembali saham DEWA berjumlah Rp130,99 miliar. Perseroan masih memiliki ruang untuk melanjutkan aksi ini sesuai dengan pagu anggaran yang disediakan.
Seluruh proses buyback ini diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi stabilitas harga saham perseroan. Emiten berkode saham DEWA tersebut berkomitmen menjaga kepercayaan investor di tengah dinamika pasar global.
