STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Pos Indonesia meluncurkan prangko seri terbaru untuk menyambut Tahun Baru Imlek 2577. Koleksi edisi khusus Tahun Kuda ini resmi beredar sejak Selasa (10/2).
Prangko reguler ini memiliki denominasi Rp10.000. Penerbitan edisi Imlek tersebut merupakan yang ketiga kalinya dilakukan oleh perusahaan. Sebelumnya, Pos Indonesia sukses merilis edisi Naga Kayu pada 2024 dan Tahun Ular pada 2025.
Manajer Konsinyasi dan Filateli Pos Indonesia, Ria Marantika, menjelaskan karakter Tahun Kuda identik dengan optimisme dan kemandirian. Momen ini menjadi penyemangat untuk memperkuat kerja sama serta inovasi.
“Tahun ini diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk terus bergerak, beradaptasi dengan perubahan zaman dan membangun harapan baru dengan semangat positif,” ujar Ria di Jakarta.
Masyarakat dapat membeli koleksi ini dalam berbagai bentuk. Satu lembar utuh atau fullsheet berisi 18 keping prangko dijual seharga Rp180.000. Perusahaan mencetak sebanyak 4.000 fullsheet untuk seri ini.
Tersedia pula lembar souvenir sheet seharga Rp40.000 dengan jumlah cetakan 6.000 lembar. Kolektor juga bisa memilih kemasan prisma seharga Rp85.000 yang diproduksi sebanyak 1.500 unit.
Untuk sampul hari pertama, Pos Indonesia hanya menyediakan 750 unit. Produk ini dipasarkan dengan harga Rp33.000 per unit.
Ria menambahkan, kehadiran prangko ini bertujuan menyebarluaskan kebahagiaan Imlek. Selain itu, produk ini menjadi sarana edukasi bagi anak-anak untuk menjaga warisan sejarah.
Peluncuran ini disambut antusias oleh para kolektor prangko atau filatelis. Tika, salah satu kolektor sejak 2012, mengaku sangat tertarik dengan desain edisi terbaru ini.
“Kali ini shio kuda, gambarnya bagus, jadi saya beli untuk koleksi,” tutur Tika.
Fenomena penerbitan prangko Imlek tidak hanya terjadi di Indonesia. Dalam sebulan terakhir, berbagai negara juga merilis edisi khusus serupa.
Negara-negara tersebut meliputi Singapura melalui Singpost, Hong Kong Post, Australia Post, dan La Poste Prancis. Selain itu, USPS Amerika Serikat, China Post, hingga United Nations Postal Administration turut mengeluarkan seri Tahun Kuda.
