STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Penjualan mobil nasional mengawali tahun 2026 dengan angka yang cukup solid. PT Astra International Tbk (ASII) mencatatkan penjualan mobil sebanyak 34.867 unit pada Januari 2026. Angka ini membuat Astra menguasai 52% pangsa pasar mobil nasional.
Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), total penjualan mobil nasional secara wholesales mencapai 66.446 unit. Astra tetap mempertahankan posisinya sebagai pemimpin pasar otomotif di tanah air.
Dominasi Astra masih didorong oleh performa kuat merek Toyota dan Lexus. Kedua merek ini berhasil terjual sebanyak 20.127 unit. Daihatsu juga memberikan kontribusi signifikan dengan penjualan mencapai 12.513 unit.

Merek Isuzu mencatatkan angka penjualan sebesar 2.170 unit pada bulan pertama tahun ini. Sementara itu, UD Trucks menyumbang penjualan sebanyak 57 unit.
Pada segmen mobil murah atau Low Cost Green Car (LCGC), Astra mencatatkan penjualan 7.264 unit. Capaian ini membuat Astra menguasai 68% pangsa pasar di kategori LCGC nasional.
Di sisi lain, penjualan mobil merek non-Astra mencapai total 31.579 unit. Mitsubishi memimpin kelompok ini dengan penjualan sebanyak 9.230 unit.
Merek BYD dan Denza menunjukkan performa menarik dengan penjualan 5.271 unit. Honda mencatatkan penjualan 4.016 unit, diikuti oleh Suzuki sebanyak 2.783 unit.
Selanjutnya, Hyundai membukukan penjualan 1.425 unit. Wuling mencatat 1.077 unit, dan Chery terjual sebanyak 1.064 unit. Merek-merek lainnya secara gabungan menyumbang 6.713 unit.
Head of Corporate Communications Astra, Windy Riswantyo menyambut positif hasil capaian ini. Ia mengapresiasi loyalitas pelanggan terhadap produk-produk Astra.
“Di tengah dinamika dan perkembangan pasar mobil nasional, pangsa pasar mobil Astra pada Januari 2026 berada di angka 52%. Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepercayaan yang terus diberikan pelanggan kepada Astra. Sebagai salah satu pelaku utama di industri ini, Astra akan terus berupaya untuk mendukung pertumbuhan industri otomotif yang sehat dan berkelanjutan,” ujar Windy dalam siaran pers dikutip Jumat (13/2/2026).
Astra berkomitmen terus menghadirkan pilihan kendaraan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Langkah ini bertujuan menjaga momentum pertumbuhan industri otomotif Indonesia sepanjang tahun 2026.
