STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah di level 8.240,004 pada awal perdagangan saham, Jumat (13/2/2026) dipicu saham-saham unggulan. Hingga pukul 09.15 WIB, IHSG terpantau di level 8.184,049, melemah 81,303 poin atau turun 0,98% dari penutupan Kamis (12/2/2026) di level 8.265,352.
Penurunan IHSG dipicu oleh merosotnya harga sejumlah saham unggulan akibat aksi jual lanjutan, di antaranya harga saham BBCA turun 1,02% jadi Rp7.250 per saham. TLKM turun 1,69% jadi Rp3.500, ASII turun 1,48% jadi Rp6.675, BMRI turun 1,48% jadi Rp5.000, dan BUMI turun 0,74% ke harga Rp268 per saham.
Sedangkan harga saham DEWA naik 0,88% jadi Rp570 per saham. INDS naik 19,44% jadi Rp2.120, RAJA naik 0,63% jadi Rp4.800, BELL naik 27,97% jadi Rp183, ENRG naik 2,14% jadi Rp1.430, dan ZATA naik 8% ke harga Rp135 per saham.
Menurut data RTI Business, hingga pukul 09.23 WIB, terpantau sebanyak 8,428 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 559.785, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp3,429 triliun. Tercatat sebanyak 411 saham turun, sebanyak 168 saham naik dan sebanyak 131 saham tetap tidak berubah.
Sementara itu, mayoritas indeks bursa Asia pada Jumat (13/2/2026) pagi melemah. Indeks Nikkei 225, Hang Seng, Shanghai dan Straits Times turun masing-masing 0,78%, 1,47%, 0,28% dan 1,11%.
