STOCKWATCH.ID (NEW YORK) – Bursa saham Amerika Serikat atau Wall Street tidak beroperasi pada Senin (16/2/2026) waktu setempat atau Selasa (17/2/2026) WIB.
Akibatnya, pada Selasa pagi, 17 Februari 2026 WIB, tidak ada laporan penutupan terbaru dari tiga indeks utama. Ketiganya adalah Dow Jones Industrial Average (DJIA) di Bursa Efek New York, S&P 500 (SPX), dan Nasdaq Composite (IXIC).
Libur tersebut bukan karena perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili melainkan dalam rangka memperingati Presidents’ Day atau secara resmi disebut Washington’s Birthday. Hari besar ini diperingati setiap Senin ketiga di bulan Februari. Pada 2026, tanggalnya jatuh pada 16 Februari.
Pasar saham Amerika Serikat akan kembali beroperasi normal pada Selasa pagi, 17 Februari 2026 waktu AS. Jika dikonversi ke waktu Indonesia, perdagangan dimulai pada Selasa malam, 17 Februari 2026 pukul 21.30 WIB.
Informasi ini mengacu pada kalender resmi hari libur bursa yang diterbitkan otoritas pasar modal Amerika Serikat. NYSE Holiday Calendar dan Nasdaq Trading Schedule mencantumkan Presidents’ Day sebagai hari libur tahunan.
Selain itu, U.S. Office of Personnel Management (OPM) menetapkan Washington’s Birthday sebagai hari libur federal yang diperingati setiap Senin ketiga Februari.
