STOCKWATCH.ID (BEIJING) – Momentum Tahun Baru Imlek 2026 menjadi panggung penguatan diplomasi global. Berbagai pemimpin negara dan kepala organisasi internasional berbondong-bondong mengirimkan ucapan selamat kepada Presiden China, Xi Jinping. Mereka menyampaikan apresiasi mendalam bagi rakyat China yang kini memasuki Tahun Kuda.
Mengutip laporan Xinhua, pesan-pesan tersebut tidak sekadar ucapan perayaan. Para pemimpin dunia menyertakan harapan besar bagi stabilitas dan kerja sama global. Presiden Xi Jinping yang juga merupakan Sekretaris Jenderal Komite Sentral Partai Komunis China menerima langsung pesan-pesan persahabatan ini.
Presiden Rusia Vladimir Putin menjadi salah satu pemimpin pertama yang memberikan selamat. Ia menyoroti kemitraan strategis antara Rusia dan China yang terus berada dalam momentum positif. Tahun 2026 ini akan menjadi tonggak baru bagi hubungan kedua negara tersebut.
“Kemitraan strategis komprehensif koordinasi Rusia-China untuk era baru telah mempertahankan momentum yang sehat,” ujar Putin dalam pesannya. Ia menambahkan kedua negara akan bersama-sama meluncurkan program “Tahun Pendidikan Rusia-China”.
Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva juga menyatakan kesiapannya untuk memperluas kerja sama dengan China. Ia memiliki visi besar untuk membangun masa depan bersama. Fokus utamanya adalah menciptakan planet yang lebih berkelanjutan bagi generasi mendatang.
“Membangun komunitas masa depan bersama Brasil-China untuk dunia yang lebih adil dan planet yang lebih berkelanjutan,” ungkap Lula. Kerja sama ini diharapkan mampu menjawab tantangan lingkungan global saat ini.
Dari Benua Afrika, Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa menekankan pentingnya peran China bagi perdamaian. Ia bersedia memperkuat kolaborasi di berbagai sektor pembangunan. Harapannya, kerja sama ini mampu memberikan dampak nyata bagi stabilitas dunia.
“Memberikan kontribusi positif bagi perdamaian dan pembangunan dunia,” tegas Ramaphosa. Ucapan serupa juga mengalir dari pemimpin negara Afrika lainnya. Presiden Kenya William Ruto dan Presiden Zambia Hakainde Hichilema masuk dalam deretan pengirim pesan selamat.
Kawasan Asia Tenggara dan Asia Tengah turut memberikan dukungan moral bagi kemajuan ekonomi China. Presiden Laos Thongloun Sisoulith menyatakan keyakinannya terhadap strategi ekonomi Xi Jinping. China kini tengah bersiap memulai perjalanan penting dalam Rencana Lima Tahun ke-15.
Presiden Serbia Aleksandar Vucic turut memuji pencapaian luar biasa China di bawah kepemimpinan Xi. Ia menilai keberhasilan China di berbagai bidang menjadi inspirasi bagi banyak negara. Vucic optimistis China akan terus mencatatkan prestasi gemilang pada Tahun Kuda ini.
Organisasi dunia pun tidak ketinggalan merayakan momen ini. Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres menyampaikan apresiasinya melalui sebuah pesan video. Ia berterima kasih atas dukungan China terhadap sistem kerja sama antarnegara atau multilateralisme.
“Membangun masa depan yang lebih aman dan inklusif bersama-sama,” tutur Guterres. Ia sangat berharap pada penguatan solidaritas global untuk menghadapi berbagai krisis internasional.
Daftar pemimpin dunia yang mengirimkan ucapan selamat terus bertambah panjang. Dari kawasan Timur Tengah, Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud memberikan salamnya. Putra Mahkota Mohammed bin Salman Al Saud juga mengirimkan pesan pribadi kepada Presiden Xi.
Pemimpin dari Uni Emirat Arab, Qatar, hingga Oman turut serta dalam memberikan ucapan. Dari Benua Amerika, pemimpin revolusi Kuba Raul Castro dan Presiden Miguel Diaz-Canel menyampaikan pesan persaudaraan. Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif dan Presiden Nepal Ram Chandra Poudel ikut memperkuat barisan pemberi salam.
Eropa pun menunjukkan kehadiran diplomatiknya melalui momen Imlek ini. Presiden Hongaria Tamas Sulyok dan Perdana Menteri Viktor Orban memberikan pesan hangat. Pemimpin dari Austria, Finlandia, Kroasia, hingga Islandia menyatakan harapan terbaik mereka bagi rakyat China.
Para kepala organisasi internasional lainnya turut memberikan selamat. Direktur Jenderal Organisasi Pangan dan Pertanian PBB (FAO) Qu Dongyu memberikan apresiasinya. Begitu juga dengan Sekretaris Jenderal Organisasi Kerja Sama Shanghai (SCO) Nurlan Yermekbayev.
Perayaan Tahun Kuda ini dipandang sebagai simbol energi dan kesuksesan. Dunia kini menanti langkah-langkah strategis China dalam percaturan ekonomi dan politik global. Banjir ucapan ini menjadi sinyal kuat posisi China tetap menjadi mitra penting bagi banyak negara di dunia.
