back to top

Inilah 5 Saham Top Losers dalam Tiga Hari, Ada HILL, SPRE dan KPIG

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selama tiga hari pekan ini (18-20 Februari 2026) mengalami penurunan sebesar 38,460 poin atau turun 0,46%, yaitu dari 8.310,227 ke level 8.271,767. Sementara kapitalisasi pasar bursa pada Jumat (20/2/2026) tercatat sebesar Rp14.970.409 triliun, turun dari Rp15.076.562 triliun Rabu (18/2/2026).

Di tengah penurunan IHSG, terdapat 5 saham mencatat penurunan harga terbesar atau top losers pada pekan ini. Adapun 5 saham emiten terbesar di Top Losers pekan ini (18-20 Februari 2026) adalah PT Hillcon Tbk (HILL), PT Soraya Berjaya Indonesia (SPRE), PT MNC Tourism Indonesia Tbk (KPIG), PT Vastland Indonesia Tbk (VAST) dan PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk (PACK).

Menurut data RTI Business, dalam sepekan harga saham HILL turun Rp54 atau melemah 48,21% menjadi Rp58 per unit. Volume saham yang ditransaksikan mencapai 639,7 juta unit senilai Rp53,4 miliar. Frekuensi transaksi saham HILL sebanyak 29.416 kali. Net foreign sell (NFS) di saham HILL tercatat Rp412,8 juta.

Posisi kedua, ditempati oleh saham SPRE yang melemah Rp41 atau turun 23,56% menjadi Rp133 per saham. Volume saham yang ditransaksikan mencapai 313,3 juta unit senilai Rp43,2 miliar. Frekuensi transaksi saham SPRE sebanyak 25.419 kali. Net foreign sell (NFS) di saham SPRE tercatat Rp614,8 juta.

Berikut, saham KPIG turun Rp38 atau tergerus 23,31% menjadi Rp125 per saham. Volume saham yang ditransaksikan mencapai 2 miliar unit senilai Rp279,7 miliar dengan frekuensi sebanyak 77.014 kali. Net foreign sell (NFS) di saham KPIG tercatat sebesar Rp9,8 miliar.

Keempat diduduki saham VAST yang melemah Rp24 atau turun 14,04% menjadi Rp147 per unit. Volume saham yang ditransaksikan mencapai 89,8 juta unit senilai Rp14,7 miliar. Frekuensi transaksi saham VAST sebanyak 13.634 kali. Net foreign buy (NFB) di saham VAST tercatat sebesar Rp42,2 juta.

Terakhir (kelima), saham PACK melorot Rp28 atau turun 11,38% menjadi Rp218 per saham. Volume saham yang ditransaksikan sebanyak 2 miliar unit senilai Rp462,4 miliar dengan frekuensi sebanyak 114.830 kali transaksi. Net foreign sell (NFS) di saham PACK senilai Rp3,4 miliar.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Manipulasi Perdagangan Saham IMPC, OJK Jatuhkan  Sanksi Tiga Pelaku Ini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menindak tegas...

Goreng Saham Lewat Medsos, OJK Denda Influencer BVN Miliaran Rupiah

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengambil...

OJK dan SRO Ungkap Hasil Pertemuan Terbaru dengan MSCI

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Self...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru