Anak Usaha Adi Sarana (ASSA) Tarik Kredit Rp50 Miliar Bank BNI, Buat Apa

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) –  PT Duta Mitra Solusindo (DMS), anak perusahaan PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA) dengan kepemilikan 99,80% saham memperoleh fasilitas Cash Collateral Credit (CCC) Rp50 miliar Bank Negara Indonesia (BBNI).

Jerry Fandy Tunjungan, Corporate Secretary ASSA dalam keterangan, Selasa 16 Desember 2025 mengemukakan, fasilitas kredit cash collateral tersebut telah ditandatangani oleh para pihak (DMS dan BNI) pada tanggal 12 Desember 2025.

“Dana pinjaman BNI tersebut akan digunakan untuk pembiayaan modal kerja Duta Mitra Solusindo (DMS),” tulis Fandy dalam keterangannya.

Fandy mengatakan,  fasilitas kredit cash collateral yang tidak disebutkan tingkat bunga dan tenor tersebut diharapkan dapat mengembangkan dan menunjang kegiatan  usaha (DMS) dan memberikan kontribusi positif kepada Perseroan.

Terkait fasilitas kredit ini, jelas Fandy, ASSA memberikan jaminan kepada BNI berupa Jaminan Rekening Giro milik Perseroan di Bank BNI senilai Rp52,63 miliar atau sama dengan 105,25% dari nilai fasilitas kredit yang diterima.

Transaksi ini, jelas Fandy, merupakan transaksi afiliasi karena DMS merupakan anak usaha langsung dari Perseroan dengan kepemilikan 99,80% saham. Selain itu, lanjutnya, juga terdapat kesamaan anggota manajemen di ASSA dan DMS.

Seperti diketahui, Bapak Jerry Fandy Tunjungan, selain menjadi sebagai Direktur Perseroan juga sekaligus sebagai Direktur Utama DMS. Sementara itu, Bapak Prodjo Sunarjanto Sekar Pantjawati menjabat sebagai Direktur Utama Perseroan dan sekaligus sebagai Komisaris DMS. Adapun Bapak Suherman menjabat selaku Head of Accounting Perseroan sekaligus Direktur DMS. (konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

BEI Lanjutkan Suspensi Perdagangan Saham Wijaya Karya (WIKA), Ini Alasannya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Bursa Efek Indonesia (BEI) melanjutkan penghentian  sementara (suspensi) perdagangan...

Usai Libur Panjang Lebaran, IHSG Naik 2,75% Tembus 7.300 Berkat Sederet Saham Ini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Usai libur panjang Lebaran, harga sebagian...

Bumi Serpong Damai (BSDE) Hentikan PUB IV Obligasi 2025 Senilai Rp249,13 Miliar, Ini Alasannya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Manajemen PT Bumi Serpong DamaiTbk (BSDE) mengumumkan...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru