AS - Iran Capai Kesepakatan Awal, Wapres JD Vance Sebut Masih Banyak Detail yang Harus Dirampungkan
STOCKWATCH.ID (WASHINGTON) โ Wakil Presiden Amerika Serikat, JD Vance, mengatakan masih ada banyak detail yang harus diselesaikan setelah Amerika Serikat dan Iran mencapai kesepakatan awal terkait hub...
STOCKWATCH.ID (WASHINGTON) โ Wakil Presiden Amerika Serikat, JD Vance, mengatakan masih ada banyak detail yang harus diselesaikan setelah Amerika Serikat dan Iran mencapai kesepakatan awal terkait hubungan kedua negara.
Kesepakatan yang dicapai pada Minggu (14/6/2026) waktu setempat itu antara lain memperpanjang gencatan senjata antara AS dan Iran selama 60 hari. Perjanjian tersebut juga menjadi kerangka untuk negosiasi lanjutan mengenai program nuklir Teheran dan sejumlah isu penting lainnya.
Hingga kini, teks lengkap kesepakatan awal tersebut belum dirilis kepada publik.
Dalam wawancara dengan CNBC pada Senin (15/6/2026) waktu setempat, Vance mengatakan dua poin utama dalam kesepakatan itu adalah pembukaan kembali Selat Hormuz dan komitmen jangka panjang Iran untuk tidak pernah mengembangkan senjata nuklir.
Menurut Vance, jika Iran mematuhi komitmen dalam perjanjian tersebut, negara itu berpeluang memperoleh pelonggaran sanksi ekonomi dan hambatan lainnya sehingga dapat kembali terhubung dengan perekonomian global.
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Wall Street Bangkit, Lonjakan Saham Microsoft Akhiri Tren Negatif Nasdaq
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026