Astra Otoparts Bukukan Laba Rp801 Miliar per Juni 2023
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) membukukan laba Rp801,55 miliar (Rp166 per saham) pada Januari-Juni 2023, tumbuh 85,33% jika dibandingkan Rp432,49 miliar (Rp90 per saham) pada p...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) membukukan laba Rp801,55 miliar (Rp166 per saham) pada Januari-Juni 2023, tumbuh 85,33% jika dibandingkan Rp432,49 miliar (Rp90 per saham) pada periode yang sama 2022.
Berdasarkan laporan keuangan per Juni 2023 yang dipublikasikan Jumat (28/7), pendapatan emiten beraset Rp19,16 triliun per Juni 2023 itu naik 9,34% jadi Rp9,38 triliun pada Januari-Juni 2023 dari Rp8,58 triliun pada Januari-Juni 2022.
Beban pokok pendapatan (BPP) AUTO juga meningkat 5.96% jadi Rp7,9 triliun pada Januari-Juni 2023, dari Rp7,4 triliun pada periode sama 2022. Namun, laba kotor AUTO tumbuh 31,77% jadi Rp1,48 triliun pada Januari-Juni 2023, dibanding Rp1,12 triliun pada Januari-Juni 2022.
Setelah dikurangi beban usaha dan beban lain-lain, AUTO mencatatkan laba sebelum pajak sebesar Rp1,02 triliun pada Januari-Juni 2023, meningkat 98,57% dibanding Rp516,17 miliar pada Januari-Juni 2022.
- Komisaris HEAL Hasmoro Borong 218.600 Saham Saat Harga Turun
- Pendapatan Melonjak 25%, EXCL Berhasil Pangkas Rugi Bersih di Semester I 2026
- BEI Soroti Lonjakan Saham KOTA 36,80%, Manajemen Buka Suara
- IHSG Pagi Ini Hijau, Sebanyak 294 Emiten Menguat, Ada AMMN, TPIA dan DEWA
- Harga Naik Tak Wajar, Saham GIAA dan DWGL Masuk Radar UMA BEI
- Komisaris HEAL Hasmoro Borong 218.600 Saham Saat Harga Turun
- BEI Soroti Lonjakan Saham KOTA 36,80%, Manajemen Buka Suara
- IHSG Pagi Ini Hijau, Sebanyak 294 Emiten Menguat, Ada AMMN, TPIA dan DEWA
- Pendapatan Melonjak 25%, EXCL Berhasil Pangkas Rugi Bersih di Semester I 2026
- Harga Naik Tak Wajar, Saham GIAA dan DWGL Masuk Radar UMA BEI
- Prajogo Pangestu Borong 51,7 Juta Saham CUAN, Rogoh Kocek Rp36,68 Miliar
- Usai Terbang Tinggi, BEI Akhirnya Cabut Suspensi Saham Ini Mulai Sesi Pertama
- Harga Minyak Global Lanjutkan Tren Penguatan, Selat Hormuz Masih Terkunci Syarat...
- Karya Pacific Investama Borong 3,08 Miliar Saham IATA Senilai Rp230,35 Miliar
- Wall Street Memerah, Saham Teknologi Rontok Saat Ketegangan Selat Hormuz Meningk...