STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI) dan PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) atau EMP telah menandatangani nota kesepakatan (MoU) jual beli gas bumi pada tanggal 09 Maret 2026.
Corporate Secretary BIPI Kurniawati Budiman dalam keterangan tertulis, Rabu 11 Maret 2026 menjelaskan, MoU tersebut dalam rangka menggali peluang kerjasama penyaluran dan pemanfaatan gas bumi yang dikelola oleh EMP.
Menurut Kurniawati, melalui kerjasama ini Perseroan berpotensi memperoleh pasokan gas bumi yang akan dimanfaatkan sebagai bahan baku dalam kegiatan produksi Liquefied Natural Gas (LNG) melalui fasilitas Mini LNG Plant yang dimiliki oleh entitas anak Perseroan.
“Ini termasuk fasilitas yang berlokasi di Wunut, Kabupaten Sidoarjo serta potensi pengembangan di wilayah lainnya seperti di Batam dan Aceh,” kata Kurniawati.
Kurniawati melanjutkan, penandatangan MoU ini memang belum memberikan dampak langsung terhadap kondisi keuangan Perseroan. Namun, papar Kurniawati, kesepakatan ini diharapkan dapat memberikan potensi dampak terhadap kegiatan operasional dan pengembangan portofolio bisnis energi Perseroan di masa mendatang, khususnya dalam pengembangan bisnis LNG.
Seperti diketahui, PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI) merupakan perusahaan infrastruktur energi terintegrasi di Indonesia. Perusahaan ini didirikan tahun 2007 dengan nama PT Macau Oil Engineering and Technology di Jakarta.
Perusahaan tersebut mengalami beberapa kali perubahan nama dan menjadi Astrindo Nusantara Infrastruktur pada tahun 2018. Perusahaan mengalihkan fokusnya dari eksploitasi sumber daya alam ke pembangunan infrastruktur, melalui anak perusahaannya. (konrad)
